Syukuran Majelis Taklim Kampar Di Hati, Misharti Ajak Perkuat Ukhuwah dan Kebersamaan

Syukuran Majelis Taklim Kampar Di Hati, Misharti Ajak Perkuat Ukhuwah dan Kebersamaan

Beritariau.com, Kampar -- Wakil Bupati Kampar Dr. Hj. Misharti, S.Ag., M.Si., mengajak seluruh anggota Majelis Taklim Kampar Di Hati untuk terus memperkuat silaturahmi, ukhuwah Islamiyah dan kepedulian sosial sebagai bagian dari upaya membangun Kabupaten Kampar yang lebih baik.

Pesan tersebut disampaikan Misharti saat menggelar syukuran bersama Majelis Taklim Kampar Di Hati di Rumah Dinas Wakil Bupati Kampar, Sabtu (12/9/2026).

Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mempererat hubungan antarsesama anggota majelis taklim sekaligus memperkuat kebersamaan dalam menjalankan berbagai kegiatan keagamaan dan sosial di tengah masyarakat.

Syukuran itu turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Kampar Dr. Ardi Mardiansyah, S.STP., M.Si., Ketua TP-PKK Kabupaten Kampar Ny. Tengku Nurheryani Ahmad Yuzar, sejumlah kepala organisasi perangkat daerah yang mewakili, anggota DPRD Kampar serta seluruh masyarakat yang tergabung dalam Majelis Taklim Kampar Di Hati.

Majelis Taklim Punya Peran Strategis

Dalam sambutannya, Misharti mengatakan keberadaan majelis taklim tidak hanya menjadi wadah untuk meningkatkan pemahaman keagamaan, tetapi juga memiliki peran penting dalam membentuk karakter masyarakat.

Menurutnya, nilai-nilai keagamaan yang diperoleh melalui kegiatan majelis taklim diharapkan dapat diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari, terutama melalui sikap saling menghargai, kepedulian terhadap sesama serta semangat untuk menebarkan kebaikan.

“Mari kita jadikan Majelis Taklim Kampar Di Hati sebagai wadah untuk mempererat silaturahmi, memperkuat ukhuwah dan bersama-sama menebarkan kebaikan di tengah masyarakat. Semoga setiap langkah dan kegiatan yang kita lakukan mendapat keberkahan dari Allah SWT,” ujar Misharti.

Ia menilai, kekuatan sebuah daerah tidak hanya ditentukan oleh pembangunan fisik, tetapi juga oleh kualitas sumber daya manusia yang memiliki landasan iman, akhlak dan kepedulian sosial.

Pembangunan Kampar Butuh Kebersamaan

Misharti menegaskan pembangunan daerah tidak semata-mata berbicara mengenai pembangunan infrastruktur maupun pertumbuhan ekonomi. Lebih dari itu, pembangunan juga harus diarahkan pada pembentukan sumber daya manusia yang beriman, berakhlak dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan sosialnya.

Karena itu, ia berharap keberadaan Majelis Taklim Kampar Di Hati dapat terus memberikan kontribusi positif bagi masyarakat serta menjadi ruang untuk memperkuat persaudaraan dan kebersamaan.

Ia juga mengajak seluruh anggota majelis taklim untuk menjadikan semangat kebersamaan sebagai kekuatan dalam mendukung pembangunan Kabupaten Kampar.

“Dari hati kita bersyukur, dengan silaturahmi kita bersatu, dan dengan kebersamaan kita membangun Kampar yang lebih baik, religius dan penuh keberkahan,” tutupnya.

Syukuran tersebut diharapkan tidak hanya menjadi ajang berkumpul, tetapi juga semakin memperkuat komitmen bersama untuk menjaga silaturahmi, memperluas manfaat kegiatan keagamaan dan menghadirkan kontribusi nyata bagi masyarakat Kampar. (*)