Polri Salurkan 1.500 Tabung Oksigen untuk Penanganan Karhutla di Sumatra dan Kalimantan

Polri Salurkan 1.500 Tabung Oksigen untuk Penanganan Karhutla di Sumatra dan Kalimantan

Polri mengirimkan bantuan logistik, peralatan pemadaman, hingga ribuan tabung oksigen untuk mendukung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan dai Sumatra.Foto: Dok.Polri

Beritariau.com, Jakarta -- Polri mengirimkan bantuan logistik, peralatan pemadaman hingga 1.500 tabung oksigen untuk mendukung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Sumatra dan Kalimantan.

Bantuan yang disalurkan melalui Staf Logistik (Slog) Polri tersebut ditujukan untuk mendukung petugas yang berada di lokasi kebakaran sekaligus membantu masyarakat yang terdampak kabut asap.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divhumas Polri Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan pengiriman bantuan dilakukan secara bertahap dengan tahap awal diprioritaskan untuk Kalimantan Barat.

“Untuk tahap awal, bantuan yang diberangkatkan adalah untuk mendukung penanganan karhutla di Kalimantan Barat. Sementara bantuan untuk wilayah lainnya juga terus kami siapkan dan akan dikirimkan secepatnya secara bertahap sesuai kesiapan pengangkutan dan kebutuhan di lapangan,” ujar Trunoyudo, Senin (24/8/2026).

Untuk Kalimantan Barat, bantuan yang dikirim antara lain enam set tenda peleton, 200 dus MTP (Makanan Tambahan Polri), selang pemadam kebakaran hutan berukuran 1,5 inci dan 2,5 inci, gun nozzle pistol spray, nozzle, connector Y serta tabung oksigen dalam berbagai ukuran.

Seluruh bantuan tersebut dijadwalkan diberangkatkan melalui Bandara Soekarno-Hatta pada Selasa (25/8/2026) pukul 06.30 WIB menggunakan pesawat udara untuk mempercepat distribusi ke lokasi yang membutuhkan.

Selain Kalimantan Barat, Polri telah memetakan distribusi 1.500 tabung oksigen ke enam provinsi yang terdampak karhutla. Rinciannya:
- Kalimantan Barat: 200 tabung
- Kalimantan Tengah: 250 tabung
- Kalimantan Selatan: 200 tabung
- Sumatra Selatan: 200 tabung
- Riau: 250 tabung
- Jambi: 150 tabung

Trunoyudo mengatakan dukungan tersebut merupakan langkah Polri untuk membantu menjaga kesehatan masyarakat, khususnya kelompok rentan yang berpotensi mengalami gangguan pernapasan akibat paparan asap. Bantuan juga ditujukan untuk mendukung keselamatan personel yang bekerja memadamkan kebakaran.

“Dukungan logistik ini merupakan bagian dari upaya Polri untuk memastikan petugas memiliki perlengkapan yang memadai dalam melaksanakan pemadaman, sekaligus memberikan dukungan kepada masyarakat di wilayah terdampak,” jelasnya.

Polri juga akan terus memantau perkembangan karhutla di berbagai wilayah Indonesia dan memperkuat koordinasi dengan instansi terkait. Langkah tersebut dilakukan agar penanganan kebakaran maupun dampaknya dapat dilakukan secara cepat dan tepat sesuai kondisi di lapangan.

Dengan distribusi bantuan secara bertahap, Polri berharap kebutuhan petugas pemadam dan masyarakat terdampak dapat segera terpenuhi, terutama di wilayah yang menghadapi kondisi asap akibat karhutla. (*)