Pemko Pekanbaru Bidik PAD Rp1,4 Triliun pada 2027

Pemko Pekanbaru Bidik PAD Rp1,4 Triliun pada 2027

Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Pekanbaru Zulhelmi Arifin

Beritariau.com, Pekanbaru -- Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru memproyeksikan pendapatan asli daerah (PAD) mencapai sekitar Rp1,4 triliun pada 2027. Target tersebut disiapkan dalam pembahasan rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2027 bersama DPRD Kota Pekanbaru.

Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Pekanbaru Zulhelmi Arifin mengatakan, target PAD tahun 2026 sebesar Rp1,3 triliun diyakini dapat tercapai. Dengan capaian tersebut, Pemko Pekanbaru optimistis dapat meningkatkan target pendapatan daerah pada tahun berikutnya.

“Untuk tahun depan mudah-mudahan targetnya bisa meningkat menjadi sekitar Rp1,4 triliun,” kata Zulhelmi, Selasa (18/8/2026).

Menurutnya, peningkatan PAD akan dilakukan melalui optimalisasi berbagai sumber pendapatan daerah. Namun, upaya tersebut tetap harus mempertimbangkan kondisi ekonomi masyarakat.

Pemko Pekanbaru, kata Zulhelmi, tidak ingin kebijakan peningkatan pendapatan justru menambah beban warga. Karena itu, pemerintah daerah tetap menyiapkan berbagai stimulus dan kemudahan bagi masyarakat.

Salah satunya berupa pembebasan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) bagi kelompok masyarakat tertentu, terutama pemilik objek pajak dalam buku satu dengan nilai PBB hingga Rp100 ribu.

Kemudahan juga diberikan kepada masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), antara lain melalui pembebasan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) serta Persetujuan Bangunan Gedung (PBG).

“Untuk masyarakat yang kurang mampu juga akan banyak stimulus yang diberikan, termasuk pengurangan bahkan menggratiskan pajak-pajak daerah,” ujarnya.

Di sisi lain, Pemko Pekanbaru masih memprioritaskan peningkatan pelayanan dasar hingga akhir 2026. Infrastruktur menjadi salah satu sektor yang mendapat perhatian, khususnya pembangunan dan perbaikan jalan serta pembenahan drainase.

Selain infrastruktur, pemerintah juga tetap menggesa peningkatan pelayanan di bidang pendidikan dan kesehatan.

“Program-program kami terutama di layanan dasar, seperti infrastruktur, jalan, dan drainase. Begitu juga dengan urusan pendidikan dan kesehatan,” jelas Zulhelmi.

Dengan proyeksi PAD Rp1,4 triliun pada 2027, Pemko Pekanbaru berharap penguatan pendapatan daerah dapat berjalan seiring dengan peningkatan kualitas pelayanan publik tanpa mengabaikan kemampuan masyarakat. (*)