Pemkab Meranti Gandeng KPP Pratama Bengkalis Tingkatkan Kepatuhan Pajak

Beritariau.com, Meranti -- Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti memperkuat sinergi dengan Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Bengkalis untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat terhadap kewajiban perpajakan sekaligus mengoptimalkan penerimaan daerah.
Komitmen tersebut dibahas dalam pertemuan Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn.) H. Asmar bersama jajaran KPP Pratama Bengkalis di ruang rapat Bupati Kepulauan Meranti, Rabu (19/8/2026).
Kepala KPP Pratama Bengkalis Renni mengatakan, pihaknya siap mendampingi Pemkab Meranti dalam memberikan edukasi perpajakan kepada masyarakat dan pelaku usaha.
Pendampingan akan menyasar berbagai kelompok, mulai dari bendahara pemerintah, pelaku UMKM, koperasi, hotel, restoran hingga sektor usaha lainnya yang memiliki potensi penerimaan pajak.
“Kami siap berkolaborasi dan melakukan edukasi agar kepatuhan pajak dapat diketahui lebih awal,” ujar Renni.
Menurutnya, penguatan koordinasi dengan pemerintah daerah penting untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai hak dan kewajiban perpajakan. Sosialisasi akan dilakukan secara berkelanjutan agar informasi mengenai perpajakan dapat diterima dan dipahami dengan baik.
“Kami ingin terus memperkuat kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti terkait perpajakan di seluruh wilayah Kabupaten Kepulauan Meranti. Selain itu, kami juga akan melakukan sosialisasi kepada masyarakat maupun para pengusaha,” katanya.
Renni berharap dukungan pemerintah daerah dapat memperluas jangkauan edukasi perpajakan, sehingga masyarakat dan dunia usaha semakin memahami pentingnya memenuhi kewajiban perpajakan.
Sementara itu, Bupati Kepulauan Meranti H. Asmar menyambut positif penguatan kerja sama tersebut. Ia meminta sosialisasi perpajakan dilakukan dengan pendekatan humanis serta menyesuaikan karakter dan kultur masyarakat Meranti.
Asmar juga mendorong agar edukasi dan pendataan perpajakan menyasar sejumlah sektor usaha potensial di daerah, termasuk usaha sarang burung walet, kilang sagu, sektor usaha lainnya hingga pertambangan.
“Masalah pajak, mari kita selesaikan bersama. Kita angkat PAD untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tegas Asmar.
Ia menilai optimalisasi penerimaan daerah sangat penting untuk mendukung pembangunan sekaligus meningkatkan kualitas kesejahteraan masyarakat.
Asmar juga berharap KPP Pratama Bengkalis dapat membantu memfasilitasi kepentingan daerah, khususnya terkait penerimaan dari sektor-sektor penghasil serta pembagian hasil yang berkaitan dengan karakteristik Kepulauan Meranti sebagai daerah kepulauan.
Menurutnya, peningkatan penerimaan daerah dibutuhkan untuk mendukung penyelesaian berbagai persoalan pembangunan dan sosial, termasuk upaya mengurangi kemiskinan.
“Pajak sangat penting bagi Meranti. Dengan kerja sama yang baik, kita berharap penerimaan daerah semakin optimal dan manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujarnya.
Dalam pertemuan tersebut, Asmar turut menyampaikan apresiasi atas pelayanan dan kontribusi KPP Pratama Bengkalis dalam mendukung pembangunan di Kabupaten Kepulauan Meranti.
Ia berharap komunikasi dan koordinasi antara kedua pihak dapat terus ditingkatkan sehingga berbagai persoalan perpajakan dapat diselesaikan secara bersama-sama.
“Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti sangat mengapresiasi kinerja KPP Pratama Bengkalis yang selama ini telah memberikan pelayanan dan kontribusi dalam pembangunan daerah. Semoga ke depan kinerja dan kontribusi tersebut dapat terus ditingkatkan,” kata Asmar.
Lebih lanjut, Asmar menegaskan bahwa optimalisasi sektor perpajakan tidak hanya berorientasi pada peningkatan penerimaan, tetapi juga harus dibarengi edukasi agar masyarakat memahami pentingnya memenuhi kewajiban sebagai wajib pajak.
Pemkab Meranti pun menyatakan siap mendukung berbagai program sosialisasi dan edukasi perpajakan yang dilaksanakan bersama KPP Pratama Bengkalis.
Melalui sinergi tersebut, kedua pihak diharapkan mampu meningkatkan kepatuhan wajib pajak, mengoptimalkan potensi penerimaan, serta memperkuat kontribusi sektor perpajakan terhadap pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Kepulauan Meranti. (*)

