Kukuhkan 152 RT-RW di Binawidya, Wako Agung Minta Aktif Laporkan Masalah Warga

Beritariau.com, Pekanbaru -- Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho meminta para ketua RT dan RW tidak sekadar menjalankan tugas administratif, tetapi aktif menjadi penghubung antara masyarakat dan pemerintah dalam menyelesaikan berbagai persoalan di lingkungan.
Pesan itu disampaikan Agung saat mengukuhkan 152 Ketua RT dan RW Kecamatan Binawidya periode 2026–2031 di Student Center Universitas Riau (UNRI), Selasa (11/8/2026).
Pengukuhan tersebut turut dihadiri Wakil Wali Kota Pekanbaru Markarius Anwar, jajaran Asisten dan kepala OPD, camat dan lurah, anggota DPRD Kota Pekanbaru serta unsur Forkopimcam.
Agung mengatakan, setelah dikukuhkan, para ketua RT dan RW tidak perlu menunggu pemerintah kota turun langsung untuk mengetahui persoalan yang terjadi di tengah masyarakat.
Ia meminta RT dan RW aktif menyampaikan informasi mengenai kondisi warganya, mulai dari persoalan sosial hingga kebutuhan pembangunan infrastruktur.
“Bantu pemerintah menghubungkan antara masyarakat dengan pemerintah. Kami, jujur saja banyak kekurangan sebagai wali kota dan wakil wali kota. Kami tidak bisa melihat semua seluk-beluk di lingkungan bapak ibu,” kata Agung.
Menurutnya, pemerintah kota terus mengalokasikan anggaran untuk memperbaiki berbagai fasilitas publik, seperti jalan rusak, drainase dan sekolah. Program bantuan seragam sekolah gratis juga disiapkan sebagai bagian dari upaya mengembalikan manfaat anggaran daerah kepada masyarakat.
Karena itu, Agung meminta RT dan RW ikut memastikan program pemerintah tepat sasaran. Mereka diminta mendata warga yang membutuhkan perhatian, termasuk masyarakat kurang mampu dan anak-anak yang tidak bersekolah.
“Melalui RT RW ini, kami ingin bapak ibu cek lingkungannya masing-masing. Mana orang susah, mana yang tidak sekolah,” ujarnya.
Agung juga membuka ruang bagi RT dan RW untuk menyampaikan laporan secara langsung terkait kerusakan jalan maupun kebutuhan pembangunan lainnya di lingkungan masing-masing.
Laporan tersebut, kata dia, dapat disampaikan melalui camat maupun langsung kepada dirinya dengan melampirkan foto, video, lokasi dan keterangan mengenai persoalan yang ditemukan.
“Foto, kirim share lokasi atau videokan, dan apa keluhannya, kasih narasinya. Insyaallah saya akan bantu di sana,” tegasnya.
Selain pengukuhan 152 Ketua RT dan RW, kegiatan tersebut juga dirangkai dengan pengukuhan 264 pengurus Dasa Wisma yang dilakukan Ketua TP PKK Kota Pekanbaru, Sulastri Agung.
Pemerintah berharap keberadaan RT, RW dan Dasa Wisma dapat semakin memperkuat pelayanan pemerintah hingga tingkat lingkungan sekaligus mempercepat penyampaian persoalan masyarakat kepada pemerintah kota. (*)

