Direktorat PAUD Kunjungi Inhil, Bupati Herman Tegaskan Komitmen Bangun Sekolah Ramah Anak

Direktorat PAUD Kunjungi Inhil, Bupati Herman Tegaskan Komitmen Bangun Sekolah Ramah Anak

Beritariau.com, Tembilahan -- Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) terus memperkuat komitmennya dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, inklusif, dan berpihak pada pemenuhan hak anak. Komitmen tersebut ditegaskan melalui kunjungan kerja Direktorat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Direktorat Jenderal PAUD, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah (Ditjen PAUDDikdasmen) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia ke Kabupaten Inhil, Selasa (28/7/2026).

Rombongan Direktorat PAUD yang dipimpin Fepi Triminur Haryanto diterima langsung oleh Bupati Indragiri Hilir Herman di Rumah Dinas Bupati, Jalan Akasia No. 1, Tembilahan. Turut mendampingi Kepala Bidang Kelembagaan, Tumbuh Kembang, dan Pemenuhan Hak Anak DP3AP2KB Provinsi Riau Desi Riawati, Bunda Literasi Kabupaten Inhil Katerina Susanti Herman, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Inhil, serta jajaran bidang PAUD.

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat implementasi Program Sekolah Ramah Anak yang bertujuan menghadirkan lingkungan belajar yang aman, nyaman, bebas dari kekerasan dan diskriminasi, sekaligus menjamin terpenuhinya hak-hak anak selama proses pendidikan.

Dalam pertemuan itu, Bupati Herman menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir berkomitmen mendukung berbagai program pemerintah pusat dan pemerintah provinsi untuk meningkatkan kualitas layanan pendidikan, khususnya pada jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).

Menurut Herman, kolaborasi lintas pemerintah menjadi faktor penting dalam membangun sistem pendidikan yang berkualitas sekaligus mampu memberikan perlindungan dan ruang tumbuh yang optimal bagi setiap anak.

"Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir berkomitmen mendukung berbagai program yang bertujuan meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini. Sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah daerah menjadi fondasi penting dalam menghadirkan layanan pendidikan yang berkualitas serta ramah bagi setiap anak," ujar Herman.

Selain membahas penguatan Program Sekolah Ramah Anak, kunjungan tersebut juga dimanfaatkan untuk memperkenalkan berbagai inovasi literasi yang dikembangkan di Kabupaten Indragiri Hilir.

Bunda Literasi Kabupaten Inhil, Katerina Susanti Herman, mengajak rombongan meninjau Pojok Baca yang tersedia di Rumah Dinas Bupati. Fasilitas tersebut disiapkan sebagai ruang literasi yang dapat dimanfaatkan anak-anak maupun masyarakat untuk menumbuhkan budaya membaca sejak usia dini.

Dalam kesempatan yang sama, para tamu juga diperkenalkan dengan salah satu kekayaan budaya khas Indragiri Hilir, yakni tanjak berbahan dasar kelapa. Pengenalan warisan budaya lokal tersebut menjadi bagian dari upaya melestarikan identitas daerah sekaligus menanamkan nilai-nilai kearifan lokal kepada generasi muda.

Melalui sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah daerah, Pemkab Inhil berharap implementasi Program Sekolah Ramah Anak dapat berjalan semakin optimal. Program ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem pendidikan yang tidak hanya unggul dari sisi akademik, tetapi juga menjamin perlindungan, kenyamanan, dan tumbuh kembang anak secara menyeluruh. (*)