Advertorial
Kampar Siapkan Produk Unggulan Tampil di APKASI Otonomi Expo 2026

Beritariau.com, Kampar -- Pemerintah Kabupaten Kampar mulai mematangkan persiapan untuk mengikuti APKASI Otonomi Expo (AOE) 2026, yang akan digelar pada 27–29 Agustus 2026 di Hall 3 dan 3A, Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Kabupaten Tangerang. Melalui ajang berskala nasional tersebut, Kampar akan mempromosikan berbagai produk unggulan daerah, potensi pariwisata, serta hasil karya pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Persiapan keikutsertaan Kampar dibahas dalam rapat koordinasi yang digelar di Ruang Rapat Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Kampar, Rabu (29/7/2026). Rapat diikuti sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) yang akan terlibat dalam pengisian stan pameran Kabupaten Kampar.
Dalam rapat tersebut disepakati bahwa stan Kabupaten Kampar akan menampilkan beragam produk unggulan dari sektor perikanan, pangan olahan, kerajinan, hingga promosi destinasi wisata yang menjadi kebanggaan daerah.
Kepala Bidang Promosi Dinas Perikanan Kabupaten Kampar, Jhon Mainir, mengatakan sektor perikanan akan menghadirkan berbagai produk olahan yang selama ini menjadi andalan UMKM Kampar. Produk tersebut antara lain kerupuk kulit patin, rendang ikan salai, Kokek Maco, abon patin, kerupuk ikan, hingga ikan salai asap.
Selain produk perikanan, Dinas Perdagangan dan Koperasi Kabupaten Kampar juga akan memamerkan sejumlah produk pangan khas daerah seperti tepung kelor, kerupuk lomang, kerupuk ikan, singkong panggang, serta kerupuk kulit original yang diharapkan mampu menarik perhatian pengunjung dan calon pembeli.
Tidak hanya menonjolkan kuliner, Pemerintah Kabupaten Kampar juga akan membawa berbagai hasil kerajinan tangan unggulan, di antaranya Songket Candi, batik khas Kampar, serta produk kerajinan pandai besi yang telah mengantongi Standar Nasional Indonesia (SNI). Kehadiran produk-produk tersebut diharapkan mampu memperkenalkan kualitas industri kreatif Kampar kepada pasar yang lebih luas.
Kepala DPMPTSP Kabupaten Kampar, Refizal, S.STP., M.IP., yang memimpin rapat persiapan menegaskan bahwa seluruh perangkat daerah harus mempersiapkan keikutsertaan secara maksimal agar potensi Kabupaten Kampar dapat ditampilkan secara optimal selama pameran berlangsung.
Menurutnya, selain menampilkan produk unggulan, setiap produk juga harus dilengkapi dengan informasi yang jelas sehingga memudahkan pengunjung mengenal keunggulan dan asal-usul produk tersebut.
"Termasuk soal keterangan setiap produk yang akan kita tampilkan. Begitu juga di Dinas Pariwisata, kami minta menyiapkan video maupun banner untuk ditampilkan di stan, karena banyak destinasi wisata Kampar yang telah meraih penghargaan tingkat nasional," ujar Refizal.
Di sektor promosi, Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik Kabupaten Kampar juga menyatakan kesiapan mendukung publikasi seluruh rangkaian kegiatan selama pelaksanaan APKASI Otonomi Expo 2026.
Mewakili Kepala Dinas Kominfo, Persandian dan Statistik Kabupaten Kampar, Pejabat Fungsional Hasdiyanto yang didampingi Ari Amrizal mengatakan pihaknya akan menjalankan tugas publikasi sesuai fungsi dan kewenangan instansi agar berbagai potensi Kampar semakin dikenal masyarakat luas.
Keikutsertaan Kabupaten Kampar dalam APKASI Otonomi Expo 2026 diharapkan tidak hanya menjadi ajang promosi produk lokal, tetapi juga membuka peluang investasi, memperluas jaringan pemasaran UMKM, serta meningkatkan daya saing produk daerah di tingkat nasional. Melalui pameran tersebut, Pemerintah Kabupaten Kampar optimistis berbagai potensi ekonomi kreatif, pariwisata, dan investasi daerah akan semakin dikenal sehingga mampu memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. (*)

