Bupati Ahmad Yuzar Tinjau Korban Kebakaran, Pastikan Pemkab Kampar Beri Bantuan

Beritariau.com, Kampar -- Bupati Kampar H. Ahmad Yuzar meninjau langsung korban kebakaran yang menghanguskan dua unit rumah warga pada Kamis (23/7/2026). Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah sekaligus memastikan bantuan segera diberikan kepada keluarga terdampak.

Dalam peninjauan itu, Bupati didampingi Ketua Baznas Kabupaten Kampar Arizon. Keduanya melihat langsung kondisi lokasi kebakaran serta memberikan dukungan moril kepada para korban.

Peristiwa kebakaran terjadi sekitar pukul 08.00 WIB pada Rabu (22/7/2026). Dua rumah yang berdempetan milik Inayati dan saudaranya, Asni, ludes dilalap api. Berdasarkan keterangan warga, kobaran api dengan cepat membesar dan diduga dipicu oleh korsleting atau hubungan arus pendek listrik.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, seluruh harta benda di dalam kedua rumah tidak sempat diselamatkan karena api menyebar dengan sangat cepat.

Di lokasi kejadian, Ahmad Yuzar meninjau sisa-sisa bangunan yang terbakar sekaligus berdialog dengan keluarga korban. Ia menyampaikan belasungkawa dan memberikan semangat agar para korban tetap tabah menghadapi musibah.

"Atas nama pribadi, keluarga, dan Pemerintah Kabupaten Kampar, saya menyampaikan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya kepada keluarga yang terdampak. Semoga Allah SWT memberikan kesabaran, ketabahan, dan kekuatan kepada seluruh keluarga dalam menghadapi cobaan ini. InsyaAllah, Pemerintah Kabupaten Kampar akan terus hadir dan berupaya membantu meringankan beban yang dirasakan para korban," ujar Ahmad Yuzar.

Bupati memastikan Pemerintah Kabupaten Kampar akan terus berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk Baznas Kabupaten Kampar, agar bantuan yang dibutuhkan korban dapat segera disalurkan.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah dan Baznas menjadi bagian penting dalam mempercepat penanganan masyarakat yang tertimpa musibah.

Selain memberikan perhatian kepada korban, Ahmad Yuzar juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran, terutama yang disebabkan oleh instalasi listrik. Ia mengajak warga untuk melakukan pemeriksaan instalasi listrik secara berkala guna mengurangi risiko terjadinya kebakaran.

Kunjungan tersebut menjadi bukti komitmen Pemerintah Kabupaten Kampar untuk hadir di tengah masyarakat saat menghadapi musibah, sekaligus memastikan para korban memperoleh perhatian, dukungan, dan bantuan sehingga dapat segera bangkit dan melanjutkan kehidupan pascakebakaran. (*)