Wako Paisal Berikan Bonus Kafilah Berprestasi MTQ Riau 2026

Wako Paisal Berikan Bonus Kafilah Berprestasi MTQ Riau 2026

Beritariau.com, Dumai -- Wali Kota Dumai, H. Paisal, menyerahkan apresiasi kepada para kafilah Kota Dumai yang berhasil menorehkan prestasi pada Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) ke-44 Tingkat Provinsi Riau di Kabupaten Kuantan Singingi. Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas perjuangan para peserta sekaligus komitmen pemerintah dalam memperkuat pembinaan generasi Qurani.

Penyerahan bonus berlangsung dalam agenda silaturahmi bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Dumai dan Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an (LPTQ) Kota Dumai di Ruang Pertemuan Baznas Dumai, Jumat (17/7/2026).

Turut hadir Sekretaris Daerah Kota Dumai yang juga Ketua Umum LPTQ Kota Dumai, Fahmi Rizal, Ketua Baznas Kota Dumai H. Afrizal Oesman beserta jajaran komisioner, serta Ketua Harian LPTQ Kota Dumai, Suryadi.

Pada MTQ ke-44 Tingkat Provinsi Riau, Kota Dumai mengirimkan 68 peserta. Dari jumlah tersebut, sebanyak 21 kafilah berhasil meraih prestasi, terdiri atas tiga juara I, satu juara II, empat juara III, serta 13 juara harapan.

Dana apresiasi diberikan melalui kolaborasi Baznas dan LPTQ Kota Dumai. Para juara I menerima bonus sebesar Rp12 juta, juara II memperoleh Rp8 juta, juara III menerima Rp5 juta, sedangkan para juara harapan masing-masing mendapatkan Rp1 juta.

Dalam sambutannya, Wali Kota Paisal menyampaikan penghargaan kepada seluruh peserta yang telah mengharumkan nama Kota Dumai di ajang MTQ tingkat provinsi. Menurutnya, capaian tersebut harus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan qari dan qariah secara berkelanjutan.

"Apresiasi ini merupakan bentuk rasa syukur dan terima kasih atas perjuangan seluruh kafilah. Ke depan, fokus kita adalah memperkuat sistem pembinaan yang terstruktur dan berkelanjutan agar prestasi terus meningkat," ujarnya.

Ia menegaskan, peningkatan prestasi tidak dapat diraih secara instan, tetapi memerlukan proses pembinaan yang konsisten sejak usia dini, baik dalam penguasaan ilmu tilawah maupun pembentukan karakter dan spiritualitas peserta.

Selain memberikan apresiasi kepada para kafilah, Paisal juga meminta Baznas Kota Dumai meningkatkan kualitas pendataan penerima manfaat zakat agar seluruh program bantuan dapat tersalurkan secara tepat sasaran.

"Kami berharap pendataan penerima manfaat terus dimaksimalkan. Data yang akurat menjadi kunci agar penyaluran zakat berlangsung transparan, akuntabel, dan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat," katanya.

Menanggapi arahan tersebut, Ketua Baznas Kota Dumai, H. Afrizal Oesman, menyatakan pihaknya siap memperkuat sistem pendataan dengan melibatkan tim di lapangan sehingga program-program Baznas dapat menjangkau masyarakat yang berhak menerima bantuan secara lebih cepat, tepat, dan transparan.

Kolaborasi antara Pemerintah Kota Dumai, LPTQ, dan Baznas diharapkan tidak hanya mendorong lahirnya prestasi pada ajang MTQ, tetapi juga memperkuat pembinaan generasi Qurani sekaligus meningkatkan efektivitas pelayanan sosial kepada masyarakat. (*)