Pekanbaru dan Bandung Jalin Kerja Sama Strategis, Agung Nugroho Bidik Kota Bertaraf Nasional

Beritariau.com, Bandung -- Pemerintah Kota Pekanbaru dan Pemerintah Kota Bandung resmi menjalin kerja sama melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) yang mencakup berbagai sektor strategis. Kolaborasi tersebut diharapkan menjadi langkah percepatan pembangunan sekaligus meningkatkan daya saing Pekanbaru agar sejajar dengan kota-kota besar di Indonesia.
Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, mengatakan kerja sama meliputi penguatan pelayanan publik, investasi, pemerintahan digital, peningkatan pendapatan asli daerah (PAD), penataan kawasan perkotaan, pengembangan ekonomi kreatif, hingga peningkatan konektivitas antardaerah.
Menurutnya, Bandung memiliki banyak pengalaman dalam inovasi tata kelola pemerintahan dan pembangunan kota yang dapat menjadi referensi bagi Pekanbaru.
"Bandung merupakan salah satu kota yang memiliki banyak inovasi dan keberhasilan dalam tata kelola pemerintahan maupun pembangunan kota. Tentu banyak hal yang bisa kita pelajari dan kolaborasikan agar Pekanbaru terus berkembang dan mampu sejajar dengan kota-kota besar di Indonesia," ujar Agung, Rabu (8/7/2026).
Salah satu pembahasan penting dalam pertemuan tersebut adalah dukungan terhadap rencana beroperasinya kembali Bandara Husein Sastranegara. Pemerintah Kota Pekanbaru dan Pemerintah Kota Bandung sepakat mendorong pembukaan kembali rute penerbangan langsung Pekanbaru–Bandung yang dinilai akan memperkuat mobilitas masyarakat dan aktivitas ekonomi kedua daerah.
Agung menilai hadirnya kembali penerbangan langsung akan membuka peluang yang lebih besar bagi kerja sama di bidang investasi, perdagangan, pendidikan, ekonomi kreatif, UMKM, kesehatan, hingga sektor pariwisata.
Selain itu, meningkatnya konektivitas diyakini akan memberikan dampak positif bagi sektor perhotelan, kuliner, penyelenggaraan kegiatan, serta berkontribusi terhadap peningkatan PAD Kota Pekanbaru.
Pemko Pekanbaru juga berkomitmen memberikan kemudahan bagi investor asal Bandung melalui sistem perizinan digital yang cepat, transparan, dan memberikan kepastian layanan.
Tidak hanya berfokus pada aspek ekonomi, kerja sama tersebut juga menjadi sarana bertukar pengalaman dalam pengelolaan kota, termasuk strategi peningkatan PAD, penataan ruang terbuka hijau, pengelolaan kawasan bersejarah, pengembangan pemerintahan digital, serta peningkatan kualitas pelayanan publik.
Sementara itu, Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menyambut baik terjalinnya kolaborasi antarkedua daerah. Ia menilai sinergi tersebut menjadi wadah untuk saling berbagi inovasi dan pengalaman dalam mempercepat pembangunan.
Farhan juga mengapresiasi berbagai program yang dijalankan Pemerintah Kota Pekanbaru di bawah kepemimpinan Agung Nugroho dan berharap nota kesepahaman tersebut segera ditindaklanjuti melalui program-program konkret yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat kedua kota.
Agung menegaskan, penandatanganan MoU ini bukan sekadar seremoni, melainkan langkah strategis untuk memperkuat jejaring antardaerah dalam meningkatkan pelayanan publik, memperluas investasi, memperkuat ekonomi, dan mewujudkan Pekanbaru sebagai kota yang mampu bersaing di tingkat nasional. (*)

