Hadiri RUPS BRK Syariah 2026, Wabup Bagus Santoso Dorong Penguatan Ekonomi dan UMKM Bengkalis

Beritariau.com, Pekanbaru – Wakil Bupati Bengkalis, Bagus Santoso, menghadiri Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan Tahun Buku 2025 dan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) Tahun 2026 Bank Riau Kepri Syariah yang berlangsung di Ballroom Menara Dang Merdu, Pekanbaru, Senin (8/6/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Bagus Santoso didampingi Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Bengkalis, Ed Efendi, Kepala Bagian Ekonomi Asnurial, serta Pemimpin BRK Syariah Cabang Bengkalis, Nety Supiaty.
Rapat dibuka oleh Komisaris Independen BRK Syariah, Roy Prakoso, dan turut dihadiri Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto, Plt Direktur Utama BRK Syariah, Helwin Yunus, serta Asisten II Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau, Luki Zaiman Prawira.
Forum tersebut menjadi agenda penting bagi para pemegang saham untuk melakukan evaluasi kinerja perusahaan sekaligus menetapkan arah kebijakan strategis BRK Syariah ke depan.
Dalam RUPS Tahunan Tahun Buku 2025, para pemegang saham menyetujui sejumlah agenda penting, antara lain pengesahan laporan tahunan perseroan, penetapan penggunaan laba bersih perusahaan, penetapan remunerasi pengurus dan Dewan Pengawas Syariah (DPS), persetujuan dana pembinaan kemitraan Tahun 2026, serta persetujuan Rencana Aksi Pemulihan (Recovery Plan) Perseroan Tahun 2025.
Sementara itu, melalui RUPS-LB Tahun 2026, para pemegang saham menyepakati tambahan modal disetor dan rencana setoran modal tahun 2026, pengangkatan anggota DPS yang telah lulus uji Penilaian Kemampuan dan Kepatutan (PKK) dari OJK, tindak lanjut rekomendasi BPK RI Perwakilan Riau, serta penegasan status pengurus perseroan yang masa jabatannya telah berakhir.
Menanggapi hasil rapat tersebut, Bagus Santoso menyampaikan apresiasi atas capaian dan kinerja positif BRK Syariah yang terus menunjukkan perkembangan sebagai bank daerah berbasis syariah.
Menurutnya, keputusan yang dihasilkan dalam RUPS diharapkan mampu memperkuat tata kelola perusahaan, meningkatkan daya saing, serta memperluas kontribusi BRK Syariah dalam mendukung pembangunan ekonomi daerah.
Bagus juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Bengkalis untuk terus mendukung BRK Syariah sebagai mitra strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya melalui penguatan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
“BRK Syariah memiliki peran penting dalam memperluas akses pembiayaan, meningkatkan literasi keuangan syariah, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan,” ujarnya.
Ia berharap sinergi antara pemerintah daerah dan BRK Syariah dapat terus diperkuat guna mewujudkan Kabupaten Bengkalis yang bermarwah, maju, sejahtera, dan semakin unggul di tingkat nasional. (*)

