Wako Agung Siapkan 15 Mobil Operasional untuk OP Kecamatan, Kinerja Terbaik Raih Bonus hingga Umrah

Wako Agung Siapkan 15 Mobil Operasional untuk OP Kecamatan, Kinerja Terbaik Raih Bonus hingga Umrah

Beritariau.com, Pekanbaru – Pemerintah Kota Pekanbaru terus memperkuat peran tenaga Operasional dan Pemeliharaan (OP) kecamatan dalam mendukung kebersihan lingkungan dan penanganan persoalan perkotaan. Sebagai bentuk dukungan, Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, menyiapkan 15 unit kendaraan operasional yang akan ditempatkan di seluruh kecamatan.

Selain kendaraan, tenaga OP juga dibekali berbagai perlengkapan kerja seperti sekop dan alat pendukung lainnya guna menunjang aktivitas di lapangan.

“Mobil operasional sudah kami siapkan sebanyak 15 unit untuk tenaga OP di kecamatan. Peralatan kerja juga sudah tersedia, termasuk sekop dan perlengkapan lainnya,” ujar Agung.

Menurutnya, tenaga OP akan berkantor di masing-masing kecamatan dan memiliki tugas utama menjaga kebersihan lingkungan, termasuk menangani tumpukan sampah yang masih ditemukan di sejumlah wilayah. Tidak hanya fokus pada pemeliharaan drainase, petugas juga dituntut sigap merespons berbagai persoalan kebersihan yang membutuhkan penanganan cepat.

“Jika masih ada sampah yang bertumpuk, tenaga OP juga harus turun membantu. Kita ingin menjaga kebersihan lingkungan secara bersama-sama,” katanya.

Untuk meningkatkan semangat dan produktivitas kerja, Pemko Pekanbaru juga menyiapkan skema penghargaan bagi tenaga OP yang menunjukkan kinerja terbaik. Kecamatan yang berhasil menjaga kebersihan wilayahnya dengan baik berpeluang memperoleh bonus khusus.

“Kalau kecamatannya bersih dan kinerjanya bagus, saya akan berikan bonus. Bahkan, ada yang akan saya berangkatkan umrah,” ungkap Agung.

Sebagai bagian dari pengawasan dan evaluasi, Wali Kota juga menerapkan sistem pelaporan harian berbasis dokumentasi visual. Seluruh camat diminta mengunggah hasil pekerjaan tenaga OP setiap pagi dan melaporkannya secara langsung melalui WhatsApp.

Laporan tersebut wajib memuat dokumentasi kondisi sebelum dan sesudah pekerjaan dilakukan agar hasil kerja petugas dapat dipantau secara objektif.

“Saya minta seluruh camat mengunggah pekerjaan tenaga OP setiap pagi dan melaporkannya kepada saya. Saya ingin melihat lokasi yang dikerjakan serta perbandingan kondisi sebelum dan sesudah penanganan,” tegasnya.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya Pemko Pekanbaru untuk memperkuat layanan kebersihan dan mempercepat penanganan berbagai persoalan lingkungan di tingkat kecamatan, sekaligus mendorong budaya kerja yang lebih disiplin, terukur, dan berorientasi pada hasil. (*)