2 polisi di Riau baku hantan & letuskan pistol gara-gara wanita

ilustrasi
Beritariau.com, Pekanbaru- Seorang polisi kedapatan mengamuk begitu mendapati istrinya pergi dengan pria lain yang juga anggota Korps Bhayangkara. Bermula dari menembaki ban mobil, dia sempat berkelahi dengan lelaki yang bersama istrinya. Keduanya kini diperiksa Propam Polda Riau.
Kabid Humas Polda Riau AKBP Guntur Aryo Tejo Sik mengatakan, kejadian itu berlangsung Jumat (12/08/16) sekitar pukul 11.30 wib di pusat keramaian, tepatnya Samsat Selatan Kantor Dinas Pendapatan Riau (Dispenda), Jalan Jenderal Sudirman Kota Pekanbaru.
Tanpa banyak basa-basi, lelaki berinisial Brigadir Kepala (Bripka) JF anggota Dit Res Narkoba langsung mendatangi Brigadir Satu (Briptu) BS anggota Dit Lantas Polda Riau, kemudian terjadi perkelahian.
Berdasarkan informasi yang didapatkan di lokasi kejadian, Bripka JF diketahui lebih dulu membuntuti istrinya inisial FO, sebab sudah bergelagat aneh sejak berangkat dari rumah.
Setelah sampai di kantor Samsat itu, Bripka JF melihat mobil istrinya toyota Yaris warna Putih akan jalan keluar. Di dalam mobil itu terdapat FO dan Briptu BS, kondisi itu yang membuat Bripka JF cemburu.
"Bripka JF sempat meletuskan senjata api 3 kali. Sekali ke udara, 2 kali tembakan ke ban mobil tersebut, lalu terjadi cek cok diantara keduanya," ujar Kabid Humas Polda Riau AKBP Guntur Aryo Tejo Sik.
Kejadian ini terjadi di Kantor Samsat Pekanbaru, Bripka JF melihat istrinya di dalam mobil itu bersama Briptu BS. Sontak saja, Bripka JF langsung menembak ban kiri dan belakang mobil istrinya itu sebanyak 2 kali.
Spontan, istrinya dan Briptu BS langsung keluar mobil. Bripka JF pun langsung mendatangi Briptu BS dan terjadi perkelahian diantara mereka.
Sedangkan sang istri (F0) melihat kondisi tersebut. Belum diketahui apa penyebab perkelahian antara kedua polisi itu.
"Karena mendengar adanya keributan dan letusan senjata api, Provost Polresta Pekanbaru lalu datang ke sumber keributan dan melerai kedua anggota itu," kata Guntur.
Saat ini, lanjut Guntur, Propam Polda Riau sedang menangani prilaku kedua pelaku yang terjadi di depan orang ramai. Guntur berjanji, pihaknya akan menindak tegas anggotanya yang berbuat mencoreng nama baik kepolisian.
"Sudah diperiksa oleh Propam, ketiganya saat ini menjalani pemeriksaan. Masih didalami apa sebenarnya yang terjadi," pungkas Guntur. [red]

