Program Strong Point pagi Polri berhasil, penjambret di Pekanbaru ini kabur
_edit.jpeg)
ilustrasi
Beritariau.com, Pekanbaru - Sri, seorang Ibu rumah tangga di Pekanbaru akhirnya bernafas lega. Handphone miliknya yang mendadak dirampas oleh penjambret dari tangannya saat di jalan raya usai mengantar anaknya ke sekolah, Jumat (12/08/16) pagi, akhirnya bisa kembali dengan utuh.
Tentunya berkat aksi kerjasama para polisi khususnya yang sengaja ditugaskan menjaga simpul jalan raya setiap pagi sesuai perintah Kapolri yang bernama Stong Point. Program ini ternyata efektif. Ungkapan terima kasih pun disampaikan Sri.
"Saya bersyukur dan menyampaikan terima kasih kepada bapak polisi yang membantu saya, sehingga handphone milik saya yang dijambret berhasil terselamatkan," ucap Sri.
Diceritakan Sri, pagi itu, Ia sedang melintas di Jalan Juanda dari arah Jalan Karet di Kecamatan Senapelan usai mengantar anaknya ke sekolah dengan mengendarai sepeda motor jenis matic seorang diri.
Tiba-tiba, ia dipepet oleh sepeda motor dengan dua orang yang berboncengan. Pria yang dibonceng langsung merampas handphonenya yang diletakkan di dasbor motornya. Sontak, Sri langsung meneriakkan, "Jambreeet..!!!".
Diluar dugaan si penjambret, ternyata seorang polisi yang bertugas sebagai penjaga simpul pagi hari berada di sekitar jalan tersebut. Mendengar teriakan Sri, dengan sigap petugas itu langsung memberitahukan kepada petugas lainnya di setiap simpul jalan dengan menggunakan radio komunikasi (HT) sambil melakukan pengejaran.
Melihat ada polisi yang mengejar, Pelaku makin melaju kencang dengan sepeda motor Honda Beat Nopol BM 6212 NZ warna biru. Aksi kejar-kejaran pun berlangsung dari Jalan Karet ke Jalan Rajawali hingga ke Jalan Rusa, Kecamatan Sukajadi.
Para penjambret ini dapat sukses kabur jika seorang petugas yang diketahui bernama Aipda Muhammad Zamhur SH tak menghalangi langkah mereka. Polisi yang bertugas sebagai Tim Opsnal Polsek Sukajadi ini memepet penjambret ini hingga mentok di jalan Rusa.
Tak mau berhadapan dengan mantan personil Brimob ini, akhirnya kedua penjambret itu lari terbirit-birit meninggalkan sepeda motor dan handphone milik korban.
"Kedua pelaku berhasil kabur dan meninggalkan handphone korban serta sepeda motor yang digunakannya untuk beraksi setelah dipepet seorang petugas yang mengejarnya," sebut Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Tonny Hermawan Sik.
Dikatakannya, saat ini polisi masih mengejar 2 pelaku yang identitasnya telah dikantongi, setelah petugas melacak kepemilikan sepeda motor Honda Beat yang digunakan saat beraksi.
"Kami masih lakukan pengejaran, barang bukti sepeda motor juga telah kita amankan," kata Tonny.
Berkat bantuan petugas yang menjaga simpul pagi, handphone milik korban berhasil diselamatkan dan serahkan lagi ke pemiliknya. [red]

