Rektor UMRI Jadi Khatib Idul Adha di KBRI Kuala Lumpur, Tekankan Nilai Qurban dalam Kehidupan Berban

Beritariau.com, Pekanbaru - Pelaksanaan Salat Idul Adha 1447 Hijriah di Kedutaan Besar Republik Indonesia di Kuala Lumpur berlangsung khidmat di Aula Sultan Hasanuddin, Rabu (27/05/2026). Ratusan warga negara Indonesia yang berada di Malaysia turut hadir dalam ibadah tersebut, menciptakan suasana hangat dan penuh kebersamaan di negeri jiran.

Pada kesempatan itu, Saidul Amin dipercaya menjadi khatib Idul Adha. Dalam khutbahnya yang berjudul “Menanamkan Nilai-nilai Falsafah Qurban dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara”, ia mengangkat keteladanan Nabi Ibrahim AS, Siti Hajar, dan Nabi Ismail AS sebagai refleksi nilai pengorbanan dan kepemimpinan.

Ia menjelaskan bahwa Nabi Ibrahim merupakan simbol pemimpin yang amanah, Siti Hajar mencerminkan kekuatan dan keteguhan perempuan, sedangkan Nabi Ismail menggambarkan rakyat yang taat serta terlindungi hak-haknya. Menurutnya, harmoni ketiga unsur tersebut menjadi fondasi penting dalam membangun kehidupan bangsa yang adil dan sejahtera.

“Keluarga Nabi Ibrahim adalah teladan sepanjang zaman dalam membangun kehidupan yang berlandaskan keimanan, pengorbanan, dan tanggung jawab,” ungkapnya dalam khutbah.

Salat Idul Adha tersebut juga dihadiri oleh Raden Dato' Muhammad Iman Hascaryo Kusumo yang dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat Idul Adha kepada seluruh masyarakat Indonesia di Malaysia serta mengajak WNI untuk menjaga nama baik bangsa di luar negeri.

Turut hadir sejumlah pejabat KBRI, termasuk Atase Pendidikan dan Kebudayaan R. Ahmad Ramadhoni Surya Putra.

Kegiatan berlangsung lancar dan penuh kekhusyukan, sekaligus menjadi ajang silaturahmi yang mempererat hubungan antarwarga Indonesia di Malaysia. (*)