Kajari Firdaus Tegaskan Pesan WA Bermodus Penipuan Adalah Hoaks

Kajari Firdaus Tegaskan Pesan WA Bermodus Penipuan Adalah Hoaks

Beritariau.com, Rohil - Beredarnya pesan singkat melalui aplikasi WhatsApp hingga panggilan telepon yang mengatasnamakan Firdaus dan meminta sejumlah uang kepada kepala dinas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir dipastikan merupakan modus penipuan.

Kepala Kejaksaan Negeri Rokan Hilir, Firdaus, S.H., M.Hum., M.M., M.Ikom., menegaskan bahwa dirinya maupun institusi kejaksaan tidak pernah menghubungi pejabat pemerintahan untuk meminta uang dalam bentuk apa pun.

Ia meminta masyarakat, khususnya para kepala dinas dan pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir, agar lebih berhati-hati dan tidak mudah percaya terhadap pesan mencurigakan yang mengatasnamakan pihak kejaksaan.

“Jika ada pesan WA masuk yang mengatasnamakan Kajari Rokan Hilir atau anggota kejaksaan dengan modus meminta uang, harus dicek terlebih dahulu kebenarannya, bahkan bisa langsung mengecek ke nomor pribadi pejabat yang bersangkutan,” tegas Firdaus, Selasa (12/5/2026).

Menurutnya, tindakan verifikasi sangat penting dilakukan guna menghindari terjadinya tindak penipuan yang dapat merugikan masyarakat maupun pejabat pemerintahan.

Pihak kejaksaan juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak langsung menanggapi pesan ataupun panggilan telepon yang mencurigakan sebelum memastikan kebenarannya.

Selain itu, masyarakat diminta segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila menemukan praktik serupa yang mengatasnamakan pejabat pemerintah maupun aparat penegak hukum.

Dengan adanya klarifikasi tersebut, Kejaksaan Negeri Rokan Hilir berharap masyarakat semakin waspada terhadap berbagai modus penipuan digital yang saat ini marak terjadi melalui media sosial maupun aplikasi pesan singkat. (*)