Hilang sebelum lebaran, warga Meranti ditemukan tinggal tulang

ilustrasi
Beritariau.com, Meranti - Jufri bin Yahya kaget bukan main saat sedang memanen buah Kelapa dikebunnya di Desa Sendaur Kecamatan Rangsang Barat Kabupaten Kepulauan Meranti, Rabu (03/08/16) sore lalu. Pasalnya, dia menemukan onggokan kerangka tulang manusia. Spontan saja, Ia melompat dan berlari ke pemukiman warga terdekat.
Dia juga langsung menghubungi Ketua RT dan RW, serta menyampaikan informasi kepada Kepala Desa (Kades) Sendaur atas apa yang telah dilihat dikebunnya.
Setelah mendapatkan informasi dari Kades, Kapolsek Rangsang Barat, Ipda Roemin Putra langsung menyebar informasi itu kepada seluruh Kepala Desa dan unsur masyarakat yang ada di Kecamatan Rangsang Barat dan Rangsang Pesisir, Kepulauan Meranti.
"Baru pada kamis malam kami mendapat telepon dari Kepala Desa Tenggayun Kecamatan Rangsang Pesisir yang menjelaskan bahwa kerangka manusia itu adalah salah satu warganya yang bernama Nurdin bin Kimat berusia 40 tahun lebih," kata Roemin.
Dari ciri-ciri yang dapat dikenali oleh pihak keluarga, terdapat celana pendek kain katun warna biru yang dikenakan korban ketika meninggalkan rumah sebelum hari raya Idul Fitri lalu.
"Sebelum diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan, kita sudah memintakan visum kerangka korban kepada pihak RSUD. Hasilnya tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan terkait dugaan tindak kriminal," ungkapnya. [red]

