Panik disergap polisi, Pengedar narkoba ini telan sabu hingga overdosis

FOTO : Pengedar Sabu Pelalawan Overdosis
Beritariau.com, Pelalawan - IS (36), nekat menelan narkoba jenis sabu saat akan ditangkap petugas Polres Pelalawan, Rabu (03/08/16) sekitar pukul 21.00 Wib. Warga jalan Pemda Kelurahan Pangkalan Kerinci Kabupaten Pelalawan ini terpaksa dilarikan ke Rumah sakit karena nyaris over dosis.
Kapolres Pelalawan AKBP Ari Wibowo SIk, Kamis (04/08/16) mengatakan, IS merupakan pengedar narkoba yang kerap meresahkan masyarakat karena menjual barang haram tersebut kepada pemuda setempat.
"Setelah mendapat informasi bahwa tersangka IS ini sering mengedarkan narkoba jenis sabu, kemudian petugas melakukan penyelidikan dan pengintaian," ujar AKBP Ari.
Saat diintai pada Rabu malam, IS muncul di jalan Pendidikan kecamatan Pangkalan Kerinci. Kemudian polisi yang sudah memata-matai dia langsung mengejarnya. Namun, IS yang tahu ada polisi yang mengejarnya, langsung lari menghindar.
"Tersangka IS tidak mau dihentikan dan digeledah, lalu petugas menginterogasinya. Namun tiba-tiba tersangka ini memasukan sabu yang ada ditangannya ke mulut dan dikunyah," ucap Ari.
Melihat kelakuan IS, polisi pun berusaha melarang dan mengeluarkan sabu dari mulut tersangka hingga terjadi perlawanan. Meski pelastik berhasil diambil akan tetapi sabunya sudah habis.
"Kemudian diselidiki rumah terlapor tempat tinggalnya. Sekira pukul 23.00 Wib ditemukan rumahnya di kilometer 5 kecamatan Pangkalan Kerinci Barat dan dilakukan penggeledahan rumah," terang AKBP Ari.
Di rumah tersebut, polisi meneemukan sebuah tas milik tersangka IS, dan di dalam tas ditemukan 5 paket Narkoba jenis sabu, timbangan, perangkat isap sabu.
Dari tangan dan rumah tersangka, petugas menemukan 5 paket kecil sabu, 1 paket plastik bekas sabu yang sempat dikunyah pelaku waktu ditangkap.1 buah timbangan, 2 buah Handphone untuk transaksi, uang bukti hasil jual sabu Rp 1,050.000 serta 1 buah Tas dan alat hisap.
"Kemudian untuk antisipasi overdosis, tersangka IS dibawa ke Rumah Sakit Amelia untuk perawatan. Saat ini tersangka diamankan di Mapolres Pelalawan untuk proses dan pengembangan lebih lanjut," pungkas Ari. [red]

