Tolak lupakan kabut asap, aktivis Riau gelar aksi "jemur" protes SP3 15 perusahaan kasus karhutla

Tolak lupakan kabut asap, aktivis Riau gelar aksi "jemur" protes SP3 15 perusahaan kasus karhutla

Aksi Aktivis Lingkungan Protes SP3 15 Perusahaan Kasus Karhutla

Beritariau.com, Pekanbaru - Sejumlah aktivis lingkungan, Rabu (03/08/16) kembali berunjukrasa memprotes terbitnya Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) terhadap 15 perusahaan yang terseret kasus kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Riau yang dikeluarkan oleh Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Direskrimsus) Polda Riau.

Kali ini, sikap protes ini dilakukan dengan aksi 'berjemur' dibawah terik matahari sambil membentangkan sejumlah payung berwarna hitam bertuliskan huruf "CABUT SP3" yang dijejerkan disekitar Bundaran Tugu Zapin di simpang jalan Jenderal Sudirman - Jalan Gajah Mada Pekanbaru.

"Jangan sampai masalah SP3 ini hanya menjadi berita 1 minggu yang lalu. Harus terus dibesarkan, sampai ada kebijakan dari Polda Riau untuk mencabut SP3 15 perusahaan itu," kata Deputi Direktur Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Wilayah Riau, Erfan Sembiring.

Menurutnya, aksi ini bertujuan untuk terus mengingatkan kembali soal warga bahwa kasus kebakaran hutan dan lahan yang terjadi beberapa waktu lalu yang merugikan warga akibat kabut asap yang timbul.

Selain itu, pihaknya juga mengapresiasi kunjungan kerja anggota Komisi III DPR RI ke Markas Polda Riau.

"Kita berterimakasih atas kunjungan anggota Komisi III DPR RI. Mereka hanya collecting (pengumpulan, red) data. Setelah itu mudah-mudahan menjadi tekanan terhadap pihak Polda Riau untuk mencabut kembali SP3 untuk 15 perusahaan itu," katanya. [red]‎