Kasus Dugaan Kekerasan Seksual di Unri, IDI Pekanbaru Siapkan Klarifikasi

Kasus Dugaan Kekerasan Seksual di Unri, IDI Pekanbaru Siapkan Klarifikasi

Perwakilan IDI Pekanbaru, Tb Odih R Wahid

Beritariau.com, Pekanbaru - Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Pekanbaru angkat bicara terkait dugaan kekerasan seksual yang melibatkan seorang dokter di lingkungan Universitas Riau.

Perwakilan IDI Pekanbaru, Tb Odih R Wahid, menyatakan pihaknya akan menunggu hasil penelusuran dari institusi terkait sebelum mengambil langkah lebih lanjut. Ia menegaskan bahwa organisasi profesi tetap menjunjung asas keadilan dengan memberi ruang klarifikasi kepada semua pihak.

“Setiap pihak harus diberi kesempatan untuk menyampaikan penjelasan. Secara organisasi, kami juga akan memanggil yang bersangkutan untuk klarifikasi,” ujarnya, Senin (27/4/2026).

Saat ini, IDI masih menunggu informasi resmi dari institusi tempat terduga pelaku bertugas, termasuk hasil penanganan yang dilakukan pihak kampus.

Sebelumnya, kasus ini mencuat di media sosial dan memicu perhatian publik. Pihak kampus telah mengonfirmasi bahwa laporan telah diterima dan tengah ditangani oleh Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Perguruan Tinggi (PPKPT).

Sebagai langkah awal, Universitas Riau juga telah menonaktifkan sementara terduga pelaku sejak 27 April 2026 guna mendukung proses pemeriksaan.

IDI menegaskan akan bersikap profesional dan menunggu hasil investigasi sebelum menentukan langkah organisasi, dengan tetap mengedepankan prinsip keadilan serta perlindungan terhadap korban. (*)