Festival Vokasi Honda Riau: Membangun Generasi SMK Siap Industri

Festival Vokasi Honda Riau: Membangun Generasi SMK Siap Industri

Beritariau.com, Pekanbaru - Provinsi Riau kembali menjadi fokus pembangunan sumber daya manusia unggul melalui program pendidikan vokasi yang digagas oleh dunia industri. Salah satu perusahaan yang menorehkan langkah nyata dalam upaya ini adalah  PT Capella Dinamik Nusantara (CDN) selaku Main Dealer sepeda motor Honda wilayah Riau, yang berkomitmen mendorong generasi muda agar siap menghadapi tantangan dunia kerja melalui program vokasi terstruktur.

Program vokasi yang dijalankan Honda di Riau tidak hanya berfokus pada pengembangan keterampilan teknis, tetapi juga membekali peserta didik dengan kompetensi profesional dan etos kerja yang relevan dengan kebutuhan industri. Sinergi yang dibangun perusahaan dengan sekolah menengah kejuruan, perguruan tinggi vokasi, dan lembaga pelatihan setempat menjadi wujud nyata kolaborasi antara dunia usaha, dunia pendidikan, dan pemerintah daerah.

Lewat pendidikan vokasi, Honda ingin berkontribusi mencetak generasi muda yang tidak hanya siap kerja, tetapi juga mampu menjadi inovator dan pelaku industri yang adaptif. Sinergi ini kami wujudkan sebagai bentuk tanggung jawab sosial sekaligus investasi jangka panjang bagi pembangunan ekonomi Riau,” ujar perwakilan Honda dalam acara sosialisasi program vokasi di Pekanbaru.

Program yang dijalankan mencakup berbagai aktivitas, mulai dari penyediaan fasilitas praktik laboratorium, program magang di unit produksi Honda, hingga pelatihan bagi tenaga pendidik agar kurikulum sejalan dengan standar industri. Peserta didik pun mendapatkan pengalaman langsung di dunia kerja, sehingga keterampilan yang diperoleh dapat diaplikasikan secara nyata.

Salah satu untuk mengukur keberhasilan dari program tersebut adalah dengan menggelar Festival Vokasi Satu Hati, secara berjenjang dari regional ke nasional.

Di Riau, Capella Honda baru saja menyelenggarakan Festival Vokasi Satu Hati Tingkat Regional Riau yang berlangsung 2 hari pada tanggal 15 – 16 Desember 2025 lalu di Safety Riding dan Training Center Capella Honda, Jalan Garuda Sakti Km 11, Kampar.

Event ini bertujuan menghasilkan generasi unggul di bidang vokasi dengan meningkatkan kompetensi dan mendorong hadirnya pendidikan berkualitas dengan tenaga ajar yang kompeten dan dukungan sarana fasilitas sekolah yang baik sesuai dengan standar industri Astra Honda Motor.

Acara ini diikuti oleh 26 peserta guru dan 26 peserta siswa dari seluruh Riau yang menerapkan Kurikulum Teknik dan Bisnis Sepeda Motor (TBSM) Astra Honda. Program ini hadir sebagai bentuk komitmen Honda, bersinergi bagi negeri dalam kontribusi pada dunia pendidikan vokasi untuk menghadirkan sumber daya manusia unggul di industri kendaraan bermotor roda dua.

Melalui event ini, Capella tidak hanya menghadirkan kompetisi, tetapi juga membuka ruang kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri. 

Pelaksanaan seleksi tingkat regional Riau berjalan sangat baik dan kompetitif. Kegiatan berlangsung dengan antusiasme tinggi serta mendapat sambutan positif dari peserta, pendidik, dan mitra industri. Para peserta saling unjuk keahliannya dalam perawatan dan perbaikan sepeda motor Honda dengan bahan uji materi sesuai dengan kurikulum yang diterapkan.

Pada kategori guru, berbagai tantangan akan dihadapi oleh para peserta mulai dari sisi teknis penyampaian praktek ajar materi dan pengetahuan teknik sepeda motor (tes teori, praktek meja dan trouble Shooting). Sementara itu, para siswa ditantang menunjukkan keahliannya dalam praktek perbaikan sepeda motor (praktek meja, trouble shooting dan tes teori). Pengujian dilakukan secara praktik dan tertulis.

Berikut para pemenang seleksi tingkat Regional Riau,
Kontes siswa
1. Juara 1, Muhammad Rizky Fadhilah, SMKN 2 Pinggir
2. Juara 2 Dani Nurhibdi, SMK Hasanah Pekanbaru
3. Juara 3  Perdia Ansah, SMKN 1 Tuah Kemuning
Kontes Guru
1. Juara 1 Herudi, S.Pd, SMK N 3 Mandau
2. Juara 2 Azmil,M.Pd, SMK N 5 Pekanbaru
3. Juara 3 Ridho Wahyudi, S.Pd, SMK Hasanah Pekanbaru

Terkait pelaksanaan Festival Vokasi Satu Hati, Lahdi Pekbar Putra sebagai Vocational Officer PT CDN Riau menilai ini adalah komitmen nyata untuk memastikan bahwa seluruh siswa dan guru di SMK binaan berada pada standar kompetensi yang benar-benar dibutuhkan industri. Ini event tahunan yang tidak hanya menguji siswa, tapi gurunya juga diuji. 

"SMK binaan kita seleksi, baik dari teori, praktik, maupun maintenance sepeda motor. Setiap tahun, ratusan peserta dari berbagai SMK binaan Honda di Riau mengikuti seleksi ketat." 

Dari sini pula nantinya, mereka yang terpilih sebagai yang terbaik kemudian dikirim ke tingkat nasional, mewakili Riau untuk bersaing dengan peserta dari seluruh Indonesia. Katanya, Festival Vokasi hanyalah satu bagian dari rangkaian panjang pengembangan mutu yang telah disusun oleh Astra Honda Motor (AHM). 

Tingginya kepercayaan terhadap standar vokasi Honda membuat semakin banyak sekolah di Riau ingin menjadi bagian dari SMK binaan. 

Sementara itu, Arman Ronald Situmeang selaku Technical Service Manager PT CDN mengatakan menyampaikan bahwa Festival Vokasi SATU HATI ini menjadi bagian dari kontribusi nyata perusahaan dalam menciptakan ekosistem vokasi yang relevan dengan perkembangan industri, khususnya sektor otomotif.

Lewat ajang ini juga merupakan kesempatan bagi kami untuk mengukur dan mengevaluasi hasil pengembangan keterampilan siswa dan tenaga pengajar di bidang vokasi. Kegiatan ini juga akan memberikan aprisiasi kepada mereka yang berprestasi dan terbaik dalam kontes keterampilan Astra Honda untuk sekolah vokasi yang akan mengedepankan sisi pengetahuan teknis sepeda motor Honda.

”Dengan semangat Sinergi Bagi Negeri, kami terus berkomitmen untuk menghasilkan generasi unggul di bidang vokasi dengan terus berupaya mendorong hadirnya pendidikan berkualitas dengan tenaga ajar yang kompeten dengan dukungan sarana fasilitas sekolah yang baik,” tutup Arman.

Festival Vokasi Satu Hati 2025: Siapkan Generasi Muda Hadapi Era Motor Listrik

PT Astra Honda Motor (AHM) bersama jaringan main dealernya kembali menegaskan komitmennya terhadap pendidikan vokasi Indonesia melalui Festival Vokasi Satu Hati (FEVOSH) 2025. Ajang tahunan ini menjadi wadah strategis untuk menyiapkan generasi muda unggul yang siap menghadapi transformasi industri sepeda motor, khususnya era elektrifikasi.

Tahun ini, FEVOSH diikuti oleh 26.917 siswa dan 2.615 guru dari 713 SMK mitra binaan Honda di seluruh Indonesia. Selain menguji pengetahuan teknis, ajang ini juga menilai kemampuan pedagogi guru, memastikan tenaga pengajar siap membekali siswa dengan keterampilan yang relevan di dunia industri. Fokus utama FEVOSH 2025 adalah penguasaan teori dan praktik teknologi sepeda motor listrik Honda, termasuk prosedur perawatan standar dan inovasi terbaru di sektor otomotif.

Menurut Ahmad Muhibbuddin, General Manager Corporate Communication AHM, “Materi ajar SMK harus selalu mengikuti perkembangan teknologi. FEVOSH menjadi sarana kalibrasi pengetahuan dan keterampilan, sekaligus menyiapkan SDM unggul yang mampu bersaing di industri masa depan.”

Seleksi FEVOSH dilakukan berjenjang, dari tingkat sekolah, regional, hingga nasional. Seleksi nasional dijadwalkan pada 9–10 Februari 2025, dengan puncak apresiasi pada 11 Februari 2025. Dari seluruh peserta, 40 siswa dan 27 guru terbaik akan diuji dalam berbagai aspek, mulai dari uji teori, praktik perawatan berkala, hingga kemampuan mengajar bagi guru, dengan penilaian dari tim juri profesional AHM dan Main Dealer Honda.

FEVOSH 2025 juga menghadirkan Kopi Darat Nasional (KOPDARNAS), mempertemukan 114 SMK mitra binaan untuk berbagi pengalaman, memperkuat jejaring sekolah vokasi, dan mendorong percepatan kualitas pendidikan vokasi roda dua di Indonesia. Kegiatan ini memperkuat sinergi antara dunia pendidikan dan industri, menciptakan ekosistem vokasi yang berkelanjutan.

Sebagai bentuk apresiasi, AHM menyediakan berbagai hadiah menarik. Juara pertama kategori siswa mendapatkan beasiswa kuliah hingga 6 semester di Politeknik Astra (AstraTech), bantuan dana pendidikan Rp8 juta, dan Honda CBR250RR untuk praktik di sekolah. Juara kedua dan ketiga juga memperoleh bantuan pendidikan dan unit motor untuk praktik. Semua finalis siswa mendapatkan bebas biaya seleksi masuk AstraTech serta total bantuan pendidikan Rp40 juta.

Kategori guru juga dihargai. Tiga guru terbaik menerima dana pendidikan serta unit motor Honda untuk praktik di sekolah. Selain itu, SMK dan Main Dealer terbaik mendapatkan unit sepeda motor Honda sesuai wilayah masing-masing, mulai dari Honda Supra GTR, Honda BeAT Street, hingga Honda Genio, untuk mendukung praktik pendidikan vokasi.

Melalui FEVOSH 2025, AHM menegaskan kembali komitmen mencetak SDM unggul yang adaptif, inovatif, dan siap bersaing, sekaligus memperkuat kolaborasi antara industri dan pendidikan vokasi. Program ini diharapkan menjadi fondasi yang kokoh dalam mencetak tenaga kerja masa depan yang mampu mendorong perkembangan industri otomotif listrik di Indonesia.

Sebagai catatan, 27 SMK Mitra Binaan PT CDN adalah grade A+ terdiri dari 6 sekolah yakni, SMK Muhammadiyah 1 Pekanbaru, SMKN 5 Pekanbaru, SMK Teknologi Balam (Kabupaten Rohil), SMKN 3 Mandau (Bengkalis), SMKN 1 Tuah Kemuning (Inhil) dan SMKN 1 Mempura (Kabupaten Siak).

Lalu di klasifikasi grade A terdiri dari 11 sekolah yaitu SMKN 1 Mandau (Bengkalis), SMKN 1 Rambah (Rohul), SMKN 1 Bangkinang (Kampar), SMK Multi Mekanik Masmur Pekanbaru, SMK Hasanah Pekanbaru, SMK Taruna Pekanbaru, SMKN 2 Dumai (Kota Dumai), SMKN 1 Pangkalan Lesung (Pelalawan), SMKN 1 Tapung (Kampar), SMKN 1 Singingi Hilir (Kuansing) dan SMKN 1 Tambusai (Rohul).

Selanjutnya grade B terdiri dari 10 sekolah, yaitu SMKN 1 Ukui (Inhu), SMKN 1 Bangko (Rohil), SMKN 2 Pinggir (Bengkalis), SMKN 1 Taluk Kuantan (Kuansing), SMKN 1 Siak Kecil (Siak), SMKN 1 Tandun (Rohul), SMKN 2 Tembilahan (Inhil), SMK Taruna Satria Pekanbaru, SMKN 1 Pangkalan Kerinci (Pelalawan) dan SMK Sultan Syarif Qasim (SSQ) Kandis (Kabupaten Siak). (*)