TNI AL Gagalkan Penyelundupan 200 Ton Bawang Ilegal di Perairan Bengkalis

ilustrasi bawang ilegal
Beritariau.com, Dumai - Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Laut (AL) berhasil mengamankan dua kapal penyelundup bawang di perairan bengkalis berangkat dari Malaysia tujuan Bengkalis.
Dua kapal penyelundup tersebut yakni KM Sonia dengan Nakhoda Udin (48) beserta 2 ABK dengan muatan 20 ton bawang merah. Kapal kedua yaitu KM Terbuk ll dengan Nakhoda Alfian (47) beserta 2 ABK dengan muatan 8 ton bawang merah.
Keduanya dihadang tiga Kapal Patroli Pangkalan TNI AL (Lanal) Dumai yaitu Pat Bengkalis, Pat Rangsang dan Pat Bukit Batu.
"Kapal ditangkap berdasarkan informasi di lapangan bahwa dalam beberapa bulan ini marak penyelundupan bawang dari Malaysia. Informasinya, akan ada beberapa kapal yang akan masuk ke Perairan Bengkalis," ujar Komandan Lanal Dumai Letkol Laut (P) Muhammad Risahdi beberapa hari yang lalu.
Mendapat informasi tersebut, Letkol Risahdi kemudian menurunkan seluruh sarana patroli yang dimiliki guna mencegah dan menindak masuknya kapal-kapal penyelundup tersebut ke Perairan Riau.
Dalam operasi yang dilakukan pada hari Selasa 17 Mei 2016 pukul 13.50 WIB dan pukul 20.30 WIB didapati dua kapal dicurigai di dua tempat terpisah sehingga dilakukan pemeriksaan.
"Kedua kapal tersebut ditangkap tanpa ada perlawanan dan dikawal ke Pelabuhan TNI AL Sungai Dumai guna proses lebih lanjut," kata Letkol Risahdi.
Menurut keterangan dari salah satu ABK, kata Risahdi, kapal tersebut berangkat dari Batu Pahat Malaysia dengan tujuan Sai Jangkang dan Sai Bantan.
"Kapal ini diduga melanggar Undang-undang Kepabeanan dan Undang-undang Pelayaran," pungkasnya. [pan]

