Jelang Ramadhan, Kapolda Ingatkan Ormas Jangan Sweeping-sweepingan!

Beritariau.com, Pekanbaru - Kepolisian Daerah (Polda) Riau berjanji untuk memberantas segala bentuk kemaksiatan dan penyakit masyarakat yang kerap kucing-kucingan jelang Bulan Ramadhan. Namun, Kapolda Riau melarang keras jika ada organisasi masyarakat (ormas) ikut melakukkan sweeping-sweepingan.
"Penertiban segala bentuk pelanggaran itu diatur oleh Undang-undang. Itu menjadi ranah kewenangan polri," ujar Kapolda Riau Brigjen Supriyanto, Rabu (18/5/2016).
Untuk itu, kata Jenderal Bintang satu ini, pihaknya melaksanakan 'Operasi Patuh'. Kediatan rutin juga lebih ditingkatkan dengan sasaran Preman dan minuman keras.
Dia juga menegaskan, semua ormas yang beraa di Riau, dilarang keras melakukan sweeping dan kegiatan sejenisnya. Jika dilakukan, polisi tak segan-segan akan melaukan tindakan tegas.
"Kita juga akan melaksanakan Operasi Zebra dan Operasi Ketupat. Jadi tidak boleh ada tindakan (Ormas) yang main hakim sendiri," tegasnya.
Hal senada juga dikatakan Kapolres Kuantan Singingi AKBP Edy Sumardi dan Kapolres Indragiri Hilir AKBP Hadi Wicaksono. Dalam pelaksanaannya, polisi akan mengajak instansi terkait di pemerintahan untuk bersama-sama memerangi penyakit masyarakat, baik prostitusi, minuman keras, bahkan narkoba.
"Kita akan gelar Operasi Cipta Kondisi bersama instansi terkait sehinga bisa bersinergis," kata AKBP Edy Sumardi.
"Sebelum ada yang melakukan sweeping, kita gelar operasi Cipta kondisi terlebih dahulu. Jadi, jangan ada yang melanggar undang-undang dengan melakukan sweeping yang bukan menjadi tugasnya," tambah AKBP Hadi Wicaksono. [pan]

