Frustasi, kakek 75 tahun di Inhu nekat gantung diri

ilustrasi
Beritariau.com, Pekanbaru - Gara-gara mengidap sakit Maag dan mata sering rabun, seorang kakek berusia 75 tahun bernama Bilpen Simanungkalit nekat gantung diri. Mayat korban pertama kali ditemukan menantunya saat melihat jendela rumah.
Kabid Humas Polda Riau AKBP Guntur Aryo Tejo Sik, Selasa (12/04/16) mengatakan, korban gantung diri di jendela dengan tali nilon yang terjulur pada Senin (11/04/16) sekitar pukul 09.30 wib.
"Korban ditemukan tidak bernyawa di rumahnya di Perumahan Divisi VI PT BBU 1 Desa Payarumbai Kecamatan Seberida Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu)," ujar Guntur.
Awalnya, kata Guntur, Omant Telambanua melihat tali nilon tergantung dari jendela. Dia pun kaget, ternyata tali itu mengikat leher mertuanya hingga menyebabkan korban tidak bernyawa.
Selanjutnya saksi (Omant) menghubungi suaminya yang bernama Luhut Sabar simanungkalit dan suaminya memberitahu pihak perusahaan kemudian pihak perusahaan menghubungi Polsek Seberida.
"Kemudian Kanit Reskrim AKP Hendri bersama Tim Kesehatan dari Puskesamas Pangkalan Kasai Reinelda Sjafary dan Tim Inafis Polres Inhu Brigadir Wandi mendatangi lokasi kejadian," ucap Guntur.
Setelah tiba di TKP, polisi dan tim kesehatan memeriksa korban dan olah tempat tersebut. Dari hasil pemeriksaan, korban ditemukan sudah meninggal dunia dan tergantung dengan menggunakan tali nilon warna biru yang terikat di kayu konsen jendela.
Saat diperiksa, korban mengeluarkan kotoran dan tidak ada mengalami tanda tanda kekerasan.
"Dari hasil interogasi terhadap saksi, korban sering mengeluhkan tentang penyakit maag dan penglihatan korban tidak jelas (kabur) karena mengidap penyakit katarak pada kedua matanya," terang Guntur.
Selanjutnya korban diserahkan kepada keluarga untuk dikebumikan. Sedangkan untuk arang bukti yg diamankan polisi berupa tali nilon warna biru dan dokumentasi. [red]

