Haduh! Pengemis dari Sumbar dan Sumut Ramaikan Jalanan di Rohul

ilustrasi pengemis
Beritariau.com, Pasir Pangaraian - Beberapa bulan terakhir ini, jumlah pengemis di jalanan Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) terlihat terus bertambah. Jumlahnya diperkirakan mencapai puluhan pengemis.
Berdasarkan laporan Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disosnakertrans) Rohul, para pengemis ini bukanalah warga Rohul. Melainkan pengemis yang datang dari luar, sebagian besar dari Medan, Sumatera Utara (SUmut) dan Sumatera Barat (Sumbar).
Kepala Disosnakertrans Rohul, Herry Islami, Senin (11/4) membenarkan adanya peningkatan jumlah pengemis yang "menyerbu" ke Rokan Hulu. Namun ia belum bisa memastikan jumlahnya dengan pasti, karena belum terdata oleh pihak dinas.
"Diperkirakan jumlahnya mencapai puluhan orang juga," ungkapnya.
Herry mengindikasi para pengemis ini sengajai dikerahkan, alias ada yang mengkoordinir. Pada pagi hari, mereka (pengemis) diturunkan dari mobil pribadi di suatu tempat. Lalu pada malam harinya, mereka dijemput kembali di tempat yang sudah ditentukan.
Herry mengakui staf Disosnakertrans Rohul juga pernah mengungkap koordinator pengemis asal Sumbar. Meski sudah tertangkap, namun oknum ini baru sebatas diberi peringatan.
"Ada juga pengemis masih di bawah umur. Para pengemis ini dikoordinir, mereka diantar dan dijemput oleh oknum," ungkapnya.
Kawanan pengemis terkoordinir asal Sumbar dan Medan marak di Kecamatan Kabun, Tandun, Ujungbatu, Pasirpangaraian Kecamatan Rambah, dan Dalu Dalu Kecamatan Tambusai.
Untuk mengatasi hal ini, pihaknya sudah berkoordinasi dengan sejumlah Pemda di Sumbar dan Medan. Tujuannya untuk mencari solusi mengatasi lonjakan pengemis yang menyerbu Kabupaten Rohul. [cp]

