Sempat Tertunda, Jaksa Masuk Sekolah Dimulai di Rambah

Sempat Tertunda, Jaksa Masuk Sekolah Dimulai di Rambah

Program Jaksa Masuk Sekolah di Rohul mulai dilaksanakan di SMAN 1, Kecamatan Rambah, Senin (11/4)

Beritariau.com, Pasir Pangaraian - Setelah sempat mengalami penundaan, akhirnya program Jaksa Masuk Sekolah (JMS) mulai dilaksanakan hari ini, Senin (11/4).

Perdana, program yang dijalankan Kejaksaan Negeri (Kejari) Pasirpangaraian ini bertempat di SMA Negeri 1 Rambah Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) yang dengan diikuti 18 sekolah.

JMS dilaksanakan di aula lantai II SMAN 1 Rambah dan dipimpin Kepala Kejari Pasirpangaraian Syafiruddin SH MH, didampingi Kasi Intel Kejari Deddy dan seluruh Jaksa.

Turut hadir juga Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Rohul Muhammad Zen serta perwakilan pelajar dari 18 SMP dan SMA sederajat di Kecamatan Rambah.

Program ini akan terus berlanjut, mulai dari Kecamatan Rambah dan akan menyusul kecamatan-kecamatan yang lain. 

Kepala Kejari Pasirpangaraian, Syafiruddin mengatakan program JMS merupakan intruksi langsung Kejaksaan Agung. Dimana kejaksaan di daerah mensosialisasikan bahaya Narkoba ke pelajar, dan masalah hukum lainnya termasuk tindak pidana korupsi.

"Jangan sesekali mau tau, apalagi sampai mencoba Narkoba. Itu berbahaya," tegas Syafiruddin.

Sementara itu, Kepala Disdikpora Rohul Muhammad Zen menyambut positif atas pelaksanaan program ini. 

"Kita menanggapi positif program Kejari Pasirpangaraian ini, karena dapat menangkal pelajar kita dari bahaya Narkoba. Dari penjelasan Kejaksaan juga sudah menjelaskan hukuman bagi yang terlibat Narkoba," jelasnya. [cp]