Pejabat di pemko Pekanbaru gaduh lagi, Camat tersangka pemalsu surat tanah dibogem Lurah

ilustrasi
Beritariau.com, Pekanbaru - Entah apa penyebabnya, hubungan antara pejabat di lingkungan pemerintah kota (pemko) Pekanbaru makin tak harmonis. Setelah beberapa waktu lalu sejumlah Kepala Puskesmas mundur dari jabatan, kini, seorang Camat malah digimbal oleh mantan anak buahnya, Lurah, yang tak terima dimutasi ke kelurahan lain.
Kejadian ini mencuat saat peserta senam pagi, Kamis (07/04/16) di halaman Kantor Camat Tenayan Raya, dikejutkan dengan peristiwa pemukulan yang dilakukan seorang Lurah bernama Sutahar (54) terhadap Camat Tenayan Raya bernama Abdurahman.
Sebelumnya, Camat yang juga tersangka dalam kasus pemalsuan SKGR di wilayah kecamatan itu, melakukan mutasi sejumlah lurah di kawasannya.
Akibat pemukulan tersebut, Abdurahman, mengalami pusing dan mual. Tak ayal, kejadian yang dialaminya dilaporkan ke Polsek Tenayan Raya.
"Ya benar, laporan korban sudah kami terima. korban atas nama Abdurrahman mengaku dianiaya bawahannya," ujar Kapolsek Tenayan Raya Kompol Indra Rusdi, Jumat (08/04/16).
Dikatakan Rusdi, saat ini penyidik Polsek Tenaya Raya masih mengumpulkan bukti-bukti dan keterangan saksi-saksi. Dari hasil pemeriksaan saksi-saksi, terlapor merupakan salah seorang lurah yang bertugas di kawasan Kecamatan Tenayan Raya.
Saat ditanya pemukulan tersebut gara-gara mutasi yang dilakukan Camat terhadap para Lurah, Kompol Rusdi tidak mau berspekulasi. Sebab, dia belum memanggil dan memeriksa terlapor atas nama Sutahar.
"Kita belum mendapat keterangan yang jelas penyebab terjadinya pemukulan yang dialami korban. Karena kasusnya masih dalam proses penyelidikan," pungkas Rusdi. [red]

