Positif Harus Dipangkas! Honor di Pelalawan Ngantor Cuma untuk Absen

 Positif Harus Dipangkas! Honor di Pelalawan Ngantor Cuma untuk Absen

ilustrasi honorer

Beritariau.com, Pangkalan Kerinci - Kebijakan Perintah Kabupaten Pelalawan untuk merumahkan tenaga honor kontrak di Pemerintahan Kabupaten Pelalawan kemungkinan tidak lagi terelakkan. 

Disamping alasan rasionalisasi anggaran, tenaga honor ini juga tidak efektif membantu kenerja instansi tempat Ia mengabdikan diri. Di lapangan tenaga honor ini sering bolos, dan ada yang hanya datang absen pagi sore.

Bupati Pelalawan HM Harris sehari sebelum "menjadi masyarakat biasa" saat sosialisasi pengunaan dana desa di auditorium kantor bupati, Rabu (6/4) kembali mengkritisi atas lemahnya kinerja sejumlah pegawai negeri lebih-lebih tenaga kontrak honor dilingkungan Pemerintah Kabupaten Pelalawan.

"Secara jujur, pemerintah dibuat serba salah merealisasikan rasionalisasi anggaran dengan tidak melanjutkan kontrak tenaga honor, sebab menyangkut nasib ribuan tenaga honor. Sementara disisi lain, pemerintah daerah secara tidak langsung dipaksa pemerintah pusat untuk merampingkan ekat pinggang dengan dipangkasnya anggaran DBH," jelas Bupati Pelalawan yang terpilih kembali ini.

Kendati dihadapkan dengan posisi sulit, ternyata di lapangan sejumlah tenaga honor tidak ambil pusing. Mereka masih saja bolos dan absen untuk bekerja.

"Memang hal ini terjadi di lapangan, oknum para honor itu seakan tidak ambil pusing di tengah situasi sulit ini. Bapak bisa bayangkan, hampir terjadi di setiap instansi para tenaga honor hanya datang sekedar isi absen seja (pagi absen-sore datang absen lagi) kondisi ini terus berlanjut dan menjadi presiden buruk tenaga honor lainya. Padahal sederet aturan diberlakukan, sampai pemotongan gaji. Akan tetapi tidak membuat jera," tambahnya. [fan]

Tags :# daerah