Perusahaan di Pelalawan Mangkir, Tak Satupun Mau Serahkan List Kontraktor

 Perusahaan di Pelalawan Mangkir, Tak Satupun Mau Serahkan List Kontraktor

Kepala BPMP2T Pelalawan, H Davitson SH MH

Beritariau.com, Pangkalan Kerinci - Pemerintah Kabupaten Pelalawan melalui Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu (BPMP2T) mengingatkan kembali seluruh perusahaan yang beroperasi untuk melengkapi perizinan daerah. 

Salah satunya dengan menyerahkan list kontraktor dan Sub Kontraktor yang mengikuti tender pekerjaan perusahaan tersebut. Untuk selanjutnya, perusahaan kontraktor dan sub ini dapat melengkapi izin SITU, HO, SIUP, dan TDP.

"Kita prediksi banyak kontraktor dan Sub kontraktor yang mengikuti lelang di perusahaan yang ada di Kabupaten Pelalawan  tak mengantongi perizinan daerah seperti Situ, HO, SIUP, dan TDP," ungkap H Davitson SH,MH, kepala BPMP2T Pelalawan kepada Beritariau.com, Kamis (7/4).

Tanpa izin ini, tentunya ada kebocoran sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang seharusnya diterima Pemkab Pelalawan. 

"Kita contohkan saja untuk 1 item pengurusan seperti HO itu retribusinya sebesar Rp300 Ribu untuk satu perusahaan. Itu baru 1 item saja dan 1 perusahaan saja. Belum lagi SITU, SIUP dan TDP-nya, sudah banyak yang hilang, padahal itu merupakan sumber PAD yang sangat potensial," 

Ke depannya Perusahaan diminta untuk menyerahkan list kontraktor dan sub kontraktor yang ikut tender pekerjaan di perusahaan.

"Jadi sewaktu kontraktor mengajukan proposal ikut tender harus terlebih dahulu diminta izin daerahnya. Jadi jangan sampai ada perusahaan yang tak kantongi izin malah ikut tender. Ini harus jadi kebijakan dari Perusahaan dalam mendongkrak PAD Pelalawan dari retribusi. Sampai hari ini belum ada satupun Perusahaan yaang menyerahkan list kontraktor dan subkontraktor   ," paparnya.

Kebijakan ini tentunya tidak akan merugikan perusahaan. Terlebih lagi sekarang Kita sudah masuk Masyarakat Ekonomi Asean (MEA). Paling tidak kebijakan ini membina kontraktor dan sub kontraktor lokal dalam persaingan kerja. 

"Ke depan persaingan bukan hanya antar kita saja tapi juga dengan pihak luar negeri. Ini langkah agar kita bisa tertib administrasi seperti yang diharapkan Bupati Pelalawan HM Harris," pesat Bupati Pelalawan. [fan]