Langkah Awal Menuju Proses Berikutnya

DPRD Setuju 3 Kabupaten Mekar dan 5 Kabupaten Pisah dari Riau

DPRD Setuju 3 Kabupaten Mekar dan 5 Kabupaten Pisah dari Riau

Ilustrasi Pemekaran Daerah | Beritariau.com 2014

Beritariau.com, Pekanbaru - Melalui Sidang Paripurna DPRD Riau yang digelar Rabu, (3/9/14) malam sekitar pukul 11 malam, peluang berdirinya Provinsi Riau Pesisir, Kabupaten Rokan Darussalam, Kabupaten Gunung Sailan Darussalam dan Kota Duri semakin terbuka lebar.

DPRD Riau akhirnya menyetujui rekomendasi atau usulan pemekaran daerah-daerah tersebut sebagai tindak lanjut rekomendasi dari tiap daerah itu yang telah disampaikan sebelumnya.

“Ini bukan keputusan pimpinan DPRD, tapi keputusan rapat Paripurna yang didukung oleh kesepakatan dari masing-masing fraksi,” kata Ketua DPRD Riau, M Johar Firdaus usai paripurna.

Dikatakan Johar, persetujuan DPRD ini merupakan tahap awal dan selanjutnya masih ada tahapan lain yang harus dilalui yakni, usulan persetujuan dari Gubernur Riau yang kemudian akan diteruskan ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan terakhir ditetapkan oleh DPR RI. Selain itu, draft usulan serta kajian dari Kemendagri harus benar-benar valid.

Persetujuan DPRD Riau ini akan memperlebar langkah daerah-daerah itu untuk membentuk pemerintahan sendiri. Kabupaten Rokan Darussalam (Rodas) dimekarkan dari Kabupaten Rokan Hulu, Kabupaten Gunung Sailan Darussalam (Gusdar) dari Kabupaten Kampar dan Kota Duri dari Kabupaten Bengkalis.

Untuk pembentukan Provinsi Riau Pesisir, daerah yang masuk pemekaran itu adalah Kabupaten Rokan Hilir, Bengkalis, Kepulauan Meranti, Siak dan Kota Dumai. Sebelumnya, DPRD Riau telah mengantongi rekomendasi dari pimpinan DPRD dan Bupati dari tiap Kabupaten dan Walikota Dumai yang masuk dalam pemekaran itu.

Sidang Paripurna ini berlangsung "panas". Selain dikawal aparat kepolisian, ratusan warga dari Kampar Kiri juga mengawal sidang paripurna persetujuan rekomendasi pemekaran Kabupaten Gusdar untuk terpisah dari Kabupaten Kampar.

Bahkan, pro dan dan kontra juga terjadi terkait pemekaran Rokan Darussalam yang berlangsung sejak Selasa (2/9/14) kemarin [Baca : Demo Pro vs Kontra Pemekaran, DPRD Riau Usir Massa Pendukung Bupati Rohul].

Saat itu, Wakil Ketua Komisi A DPRD Riau mengeluarkan komentar pedas di hadapan sejumlah pendemo yang berasal dari kubu pendukung dan kubu penentang terbentuknya Kabupaten Rodas [Baca : Syafrudin Saan : Penghalang Pemekaran Rodas, Sebangsa dengan Iblis]. [red]

Tags :# politik