Edan! Pria ini sayat leher anak kandungnya berusia 11 tahun hanya gara-gara..

ilustrasi
Beritariau.com, Pekanbaru - Seorang ayah kandung di Pekanbaru, tega mencoba membunuh anak kandungnya sendiri. Alasannya sepele. Hanya lantaran bocah 11 tahun ini sering keluyuran. Dedi (38), pria yang bekerja sebagai pengemis ini, tega menyayat leher bagian belakang putranya itu, lalu membuangnya ke daerah Pantai Cermin, Tapung Kabupaten Kampar.
Beruntung bagi si bocah Dodi (nama samaran, red), warga yang menemukan dirinya langsung memberikan pertolongan. Ia ditemukan dalam kondisi luka robek pada leher belakang. Setelah penyelidikan Kepolisian atas laporan warga, ternyata pelakunya adalah ayahnya sendiri dengan dibantu pria bernama Zul (26), rekan ayahnya.
"Anak ini ditemukan dalam kondisi terluka di Jalan Garuda Sakti KM 24 Desa Pantai Cermin Kecamatan Tapung pada Minggu (13/03/16) tengah malam lalu. Diduga, saat itu dia sengaja dibuang di sana. Maka kita lakukan penyelidikan," ungkap Kapolsek Bukit Raya, Kompol Ricky Richardo, Selasa (15/03/16).
Dari penyidikan, Polisi menetapkan Dedi dan Zul sebagai tersangka percobaan pembunuhan. Lalu, pada Senin (14/03/16), keduanya ditangkap. Dari hasil pemeriksaan, usai melukai anaknya, Dedi memanggil Zul untuk membantunya membuah tubuh Dodi.
Seain tersangka, polisi juga menyita barang bukti kejahatan berupa pecahan gelas kaca yang ditenggarai digunakan untuk melukai Bujang serta satu unit motor.
Kanit Reskrim Polsek Bukit Raya, Ipda M Bahari Abdi, menjelaskan, percobaan pembunuhan ini dilakukan di Jalan Baru, Kelurahan Sidomulyo Timur Kecamatan Marpoyan Damai. Setelah dilukai dilokasi itu, Dodi dibawa ke kawasan Desa Pantai Cermin.
"Saat ini kondisi korban sudah mulai pulih. Luka paling parah di leher bagian belakang," papar Bahari.
Dalam kesehariannya, Dodi tinggal bersama ayah dan ibu tirinya. [red]

