Bupati Suyatno Pimpin Pemadaman

20 hektar kebun sawit di kawasan hutan Rohil terbakar, 249 personil turun, polisi incar pemilik

20 hektar kebun sawit di kawasan hutan Rohil terbakar, 249 personil turun, polisi incar pemilik

Tim Gabungan Saat Pemadaman Api di Kebun Sawit yang Masuk Kawasan Hutan | Istimewa

Beritariau.com, Rohil - Sedikitnya 20 hektare lahan di Desa Sei Gajah Jaya Kecamatan Kubu Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), Sabtu (12/03/16) terbakar. Parahnya, lahan itu ternyata masuk dalam kawasan hutan yang dirambah oleh pelaku yang masih diselidiki. Sebanyak 249 personil gabungan turun untuk memadamkan api.

Pemadaman di lokasi kebarakan yang terjadi pada titik koordinat Latitude : 2"03,8505' N - Longitude : 100"33,6600' E itu, dipimpin langsung Bupati Rohil Suyatno bersama Kapolres Rohil AKBP Subiantoro, Dandim 0321 Letkol Arh Bambang Sugisworo, Kepala BPBD Rohil H Azhar.

249 personil gabungan itu terdiri dari sebanyak 100 orang personil Polri yakni dari Polres Rohil 75 personil dan Brimob 25 personil. Kemudian, TNI 75 personil, 10 personil dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), 10 personil Manggala Agni, 50 orang warga sekitar dan 4 orang dari perusahaan Hutan Tanaman Industri (HTI).

"Titik api saat ini sudah padam. Tersisa hanya asap. Namun, kegiatan pendinginan tetap dilanjutkan untuk mengantisipasi kemungkinan munculnya titik api akibat tiupan angin," ungkap Kabid Humas Polda Riau AKBP Guntur Aryo Tejo, Sabtu sore.

Dijelaskannya, untuk mengantisipasi itu, personil Brimob dan Polres mendirikan tenda peleton dan bermalam di sekitar lokasi kebakaran.

Upaya pemadaman itu, menggunakan sejumlah peralatan yakni 14 mesin pemadam dengan rincian ; 6 sibhaura, 4 mini striker, 2 honda dan 2 max 3. 3 Unit alat berat jenis excavator dan Helikopter Super Puma milik SinarMas digunakan untuk water bombing (bom air, red).

Berdasarkan foto yang diperoleh, terlihat jelas areal yang terbakar itu terlihat tanaman kelapa sawit. Padahal, areal itu masuk dalam kawasan Hutan Produksi Terbatas (HPT).‎

Terkait pelaku yang merambah kawasan HPT itu, Guntur mengaku pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan. [red]‎