Intai gerak-gerik, Polisi di Pelalawan kejar perampok usai beraksi

Intai gerak-gerik, Polisi di Pelalawan kejar perampok usai beraksi

Anggota Polisi Saat Menyergap Seorang Perampok di Pelalawan

Beritariau.com, Pelalawan‎ - Jajaran Polres Pelalawan menangkap dua pelaku pencurian dengan kekerasan (Curas) yang beraksi spesialis komputer alat berat bernilai ratusan juta rupiah. Sebelum menangkap pelaku, polisi sempat mengintip pergerakan keduanya hingga terlibat aksi kejar-kejaran di jalan Raya.

‎"Awalnya kami cukup sulit menangkap mereka, namun setelah diintai dan mendapat informasi dari masyarakat, akhirnya kedua pelaku inisial Bah (55 tahun) dan Regar (45 tahun) berhasil kami tangkap," ujar Kapolres Pelalawan AKBP Ade Johan Hasudungan Sinaga Sik, Rabu (02/03/16).

Dijelaskan Ade Johan, Baharudin ditangkap saat bersembunyi di semak - semak pinggir Jalan lintas Timur Simpang Perak. Tak jauh dari situ, polisi menangkap Regar yang juga sedang sembunyi dari kejaran polisi.

"Sementara Barang bukti yang berhasil diamankan yakni Satu unit roda empat Dhaihatsu Xenia warna Silver BM 1806 TS, Tiga unit Komputer Alat Berat dan Satu unit Dinamo Start ( Hidrolik)," kata Ade.

Diceritakannya, penangkapan terhadap kedua pelaku berlangsung sengit. Petugas Polsek Pangkalan Kuras dan Sat Reskrim Polres Pelalawan sempat kewalahan, karena pelaku yang mengendarai Xenia berusaha meloloskan diri dengan melajukan kendaraannya di jalan Raya Lintas Timur yang selalu ramai dilalui pengendara.

"Pada Minggu 28 Februari 2016 sekitar pukul 21.00 Wib, anggota Unit Intelkam Polsek Pangkalan Kuras mendapat informasi dari masyarakat akan kedatangan beberapa orang yang diduga akan melakukan Pencurian dengan Kekerasan, dengan menggunakan KBM R4 Dhaihatsu Xenia warna Silver BM 1806 TS," kata Ade.

Mendapat informasi itu, kemudian disampaikan kepada Panit II Reskrim Polsek Pangkalan Kuras IPDA FERI Pebrianto, selanjutnya mereka berkoordinasi dengan Unit Opsnal Reskrim Polres Pelalawan.

Kemudian, personil gabungan Polsek Pangkalan Kuras dan Polres Pelalawan melakukan pengintaian dan penyelidikan dilapangan terkait informasi tersebut, namun hasil nihil.

Tak menyerah sampai disitu, lalu petugas gabungan tersebut berupaya kembali mengintai pergerakan pelaku pada  Senin, 29 Februari 2016.

Namun lagi-lagi pengintaian polisi tidak membuahkan hasil alias nihil. Kemudian pada Selasa tanggal 01 Maret 2016 sekitar pukul 22.00 wib, anggota mendapat informasi dari masyarakat bahwa orang yang kami diintai itu, sedang berada di kecamatan Pangkalan Kuras.

"Selanjutnya anggota gabungan Polsek Pangkalan Kuras dan Reskrim Polres Pelalawan melakukan pengintaian dan penyelidikan dilapangan. Sekitar pukul 05.12 Wib, anggota dapat informasi dari seorang PT RRM, bahwa telah terjadi Curas alat berat di HTI PT Arara Abadi, Distrik Sorek Desa Dundangan," kata Ade.

Mendengar buruannya telah beraksi, gabungan Polres Pelalawan pun langsung melakukan pengejaran dengan menyebar seluruh personil ke akses yang dimungkinkan dilalui para pelaku.

"Petugas melihat mobil Dhaihatsu Xenia warna Silver, yang mirip dengan ciri-ciri mobil pelaku yang sebelumnya telah diintai itu. Lalu anggota melakukan pengejaran terhadap mobil itu," terang Ade.

Sekitar pukul 05.15 Wib, lanjut Ade, dilakukan penyetopan oleh Opsnal Polres Pelalawan dengan cara melakukan tembakan peringatan, namun Mobil Xeni yang dikendarai pelaku tersebut tetap melaju dan dilakukan penembakan ke arah Ban mobil tersebut.

"Tapi pelaku tetap lari mengendarai mobil tersebut ke arah Simpang Langgam. Petugas kembali melakukan pengejaran," kata dia.

Aksi kejar-kejaran pun terjadi di jalan Raya Lintas Timur yang diketahui selalu ramai dilalui pengendara baik sepeda motor maupun mobil pribadi dan truk. Setelah sampai di Jalan Lintas Timur kurang lebih 200 meter sebelum simpang perak, mobil tersebut hilang keseimbangan dan menabrak semak belukar yang ada dipinggir jalan arah Pangkalan Kerinci.

"Dua pelaku itu pun langsung turun dari mobil. Sedangkan petugas masih mengejar. Lagi-lagi mereka melarikan diri. Keduanya kabur ke arah semak - semak dan Kebun Kelapa Sawit," terang Ade.

Setelah dilakukan pengejaran dan penyisiran disekitar simpang perak, polisi melihat semak-semak yang bergerak. Perlahan, polisi menuju semak-semak tersebut dan akhirnya melihat Baharudin sedang sembunyi.

"Lalu ditangkaplah si Baharudin ini. Petugas lainnya mencari keberadaan satu pelaku yang juga ikut berlari ke semak-semak tersebut," kata Ade.

Setelah melakukan penyisiran tak jauh dari tempat persembunyian Baharudin, polisi melihat Siregar juga bersembunyi di semak-semak. Siregar pun akhirnya ditangkap petugas.

"Hingga saat ini kedua tersangka dan berikut barang bukti telah diamankan ke Polres Pelalawan guna Sidik dan Lidik lebih lanjut," pungkas Ade Johan. [pan]‎