Ealah! 20 Pelajar di Pelalawan Kena Ciduk Satpol PP

Puluhan pelajar di Pelalawan terjaring razia karena nongrong di warnet saat jam pelajaran
Beritariau.com, Pangkalan Kerinci - Sebanyak 20 pelajar terjaring razia gabungan yang dilaksanakan Satpol PP dan Dinas Pendidikan (Disdik) Pelalawan pada pekan ini. Mereka terdiri dari 13 siswa SMA sederajat dan tujuh pelajar tingkat SLTP.
Diungkapkan Kasatpol PP Pelalawan Abu Bakar FE MAP, Rabu (17/2) kemarin, razia perlu dilakukan guna memberikan pembinaan kepada siswa yang nongkrong di sejumlah warnet saat jam pelajaran di sekolah.
Apalagi selama ini, pihaknya sudahvbanyak menerima laporan dari guru, masyarakat dan terutama orang tua. Dimana Dimana anak-anak asyik mangkal di warnet saat jam belajar.
"Makanya Kita Satpol PP bersama Disdik menggelar razia gabungan ke warnet-warnet sekitar pukul 10.00 hingga pukul 12.00 WIB," terangnya.
Razia dipimpin Kasie Operasional dan pengendalian satpol PP Ramdani Kamal. Dimulai dengan menyisir warnet di Jalan Akasia, Jalan Pemda Sampai ke SP 6.
"Hasilnya, kita bawa 20 siswa masih berseragam sekolah dan sedang asyik bermain internet. Sebenarnya lebih banyak lagi yang terjaring Karena ada yang kabur saat dirazia ," ungkap Abu Bakar.
Tak hanya para siswa saja, tetapi pengusaha warnet juda diminta untuk tidak menerima siswa yang masih berseragam sekolah, atau pada saat jam belajar berada di warnet.
"Pengusaha jangan hanya sekedar mencari untung tapi juga membina.Jangan dibiarkan siswa berseragam sekolah dan pada jam belajar juga diterima main diwarnet apapun Itu alasannya," tegas Abu Bakar.
Abu Bakar menyebutkan Satpol PP dan Disdik akan rutin menggelar razia sampai batasa waktu yang tidak ditentukan.
"Jadi siswa yang terjaring Kita beri arahan.Kita panggil gurunya untuk dilakukan pembinaan dan siswa - siswa Kita minta membuat surat pernyataan agar tidak mengulangi perbuatannya," tukas Abu Bakar. [fan]

