Ikut komplotan Begal, Mahasiswa Pekanbaru dicokok

ilustrasi/net
Beritariau.com, Pekanbaru - Seorang Mahasiswa salah satu Perguruan Tinggi di Pekanbaru ternyata masuk dalam komplotan membantu bandit perampas sepeda motor (begal). DH (23 tahun), pun diciduk Kepolisian Sektor (Polsek) Senapelan, Selasa (02/02/16) sekitar pukul 17.00 Wib lantaran diketahui terlibat menjualkan sepeda motor hasil kejahatan.
"Ditangkap di sekitar kawasan Jalan Garuda Sakti, Kelurahan Simpang Baru, Kecamatan Tampan Pekanbaru," ujar Kanit Reskrim Polsek Senapelan Ipda Abdul Halim, Rabu (03/02/16).
Menurut Halim, DH ditangkap setelah petugas melakukan penyelidikan dan pengembangan atas tertangkap tersangka bernama Randi.
Kepada polisi, Randi mengaku sepeda motor itu merupakan hasil kejahatan yang dilakukan tersangka bersama Randa dan Wahyu di Jalan Riau Ujung tanggal Minggu (10/01/16) pagi sekitar pukul 05.00 WIb terhadap korban Jecky Juvento (37) warga Jalan Teratai, Gang Anggrek, No 36, Kecamatan Senapelan.
Berdasarkan pengakuan tersangka Randi, DH diduga ikut terlibat dalam penjualan barang hasil curian berupa sepeda motor tersebut.
"Lalu kami lakukan pengejaran terhadap DH yang akhirnya dapat ditangkap. Pengakuan DH, sepeda motor Honda Blade warna hitam Nopol BM 4660 NI hasil curian tersebut, telah di jualnya ke daerah Kabupaten Rokan Hulu seharga Rp 2 juta dan ia mendapat keuntungan Rp 500 ribu," terang Halim.
Hingga kini, polisi masih melakukan pengejaran terhadap dua orang tersangka lainnya yakni Randa dan Wahyu yang ikut dalam kasus curanmor bersama Randi tersebut.
"Terhadap kedua tersanga (Randa dan Wahyu) telah kami tetapkan dalam daftar pencarian orang (DPO)," ucap Halim.
Perlu diketahui, dalam kasus ini, pencurian sepeda motor itu berawal saat korban bersama temannya Vincent dengan menggunakan sepeda motor Honda Blade warna hitam Nopol BM 4660 NI miliknya melintas di Jalan Riau Ujung.
Tiba-tiba tanpa disadarinya, korban diberhentikan oleh tiga orang pelaku yakni Randi, Randa dan Wahyu.
Tak ingin ada perlawanan demi memuluskan kejahatannya, Randa dan Randi langsung menusuk korban menggunakan obeng hingga mengakibatkan Jecky mengalami luka tusuk di bagian lengan kirinya, sedangkan Vincent temannya, mengalami luka tusuk di bagian punggung sebelah kiri.
Melihat korban tak berdaya, sepeda motor milik korban langsung diambil dan dibawa kabur oleh para pelaku. [pan]

