Jalankan Instruksi Mega, Robin Hutagalung Patuhi Hukum
Karya Jokowi-JK Lebih Nyata, Warga Pekanbaru Tinggal Memutuskan

Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Pekanbaru Robin P Hutagalung SH | halloriau
Beritariau.com, Pekanbaru - Dalam sisa waktu tinggal 2 (dua) hari lagi jelang pemungutan suara Pemilihan Presiden (Pilpres) 2014, mesin politik partai pengusung dan pendukung serta relawan akan bekerja ekstra keras mengawal suara Capres Jokowi - JK di Pekanbaru. Meski tak memasang target persentase perolehan suara, namun Tim Pemenangan Kota Pekanbaru melihat kemungkinan suara Jokowi JK bisa diatas 40 %.
"Karena antusiasme seluruh pengurus, kader dan simpatisan partai PDI Perjuangan dan terutama kerja keras mesin politik Partai Pendukung (Nasdem, PKB, Hanura dan PKPI) serta relawan Jokowi - JK yang tetap solid mendukung dengan didasari semangat gotong royong, kami optimistis Jokowi-JK akan memenangkan pertarungan Pilpres 2014. Kami yakin akan berbuah manis. Dan kami menilai warga Pekanbaru cukup cerdas dalam memilih Pemimpin Negara ini," kata Robin P Hutagalung SH, Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Pekanbaru, Minggu (06/07/2014).
Dari awal, lanjut Robin, bukan hanya dari survey, rakyat sudah menyadari siapa sesungguhnya Jokowi dan JK. Baik melalui Media (Elektronik maupun Cetak) bahkan dari media sosial, karya-karya keduanya yang teruji dan terbukti dalam memimpin dengan tegas lebih Nyata. Saat ini, keputusan berada ditangan warga Pekanbaru.
"Dari berbagai survey, sejak awal, Jokowi-JK memang diunggulkan. Dan, akhir-akhir ini sering muncul kampanye hitam. Namun, hal itu tak perlu disikapi secara berlebihan karena masyarakat sudah semakin cerdas. oleh karena itu, siapa pun, baik pengurus, kader dan simpatisan, tak boleh melakukan penggembosan suara dalam rangka meraih kemenangan," ujarnya.
Terlebih lagi, tutur Robin, sesuai instruksi Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarno Putri di Surabaya, Jawa Timur, Jumat (04/07/2014) malam, bahwa kader PDI Perjuangan diharamkan untuk berbuat anarkis.
"Itu perintah dari Ibu Ketum untuk seluruh nusantara, kami tak akan permalukan perintah itu. Mulai kemarin kami sudah pasang mata, telinga untuk segala antisipasi kecurangan. Kami harap KPU bekerja profesional dan akan kami tempuh jalur hukum jika terdapat kecurangan. PDI Perjuangan tak pernah takut," tegas Robin.
Perintah 'Siaga 1 PDIP Untuk Jokowi-JK' dikeluarkan oleh Putri Proklamator Republik Indonesia itu untuk mengantisipasi adanya tindakan intimidasi dari pihak-pihak tertentu yang akan mempengaruhi suara dengan berbagai cara. [man]
"Karena antusiasme seluruh pengurus, kader dan simpatisan partai PDI Perjuangan dan terutama kerja keras mesin politik Partai Pendukung (Nasdem, PKB, Hanura dan PKPI) serta relawan Jokowi - JK yang tetap solid mendukung dengan didasari semangat gotong royong, kami optimistis Jokowi-JK akan memenangkan pertarungan Pilpres 2014. Kami yakin akan berbuah manis. Dan kami menilai warga Pekanbaru cukup cerdas dalam memilih Pemimpin Negara ini," kata Robin P Hutagalung SH, Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Pekanbaru, Minggu (06/07/2014).
Dari awal, lanjut Robin, bukan hanya dari survey, rakyat sudah menyadari siapa sesungguhnya Jokowi dan JK. Baik melalui Media (Elektronik maupun Cetak) bahkan dari media sosial, karya-karya keduanya yang teruji dan terbukti dalam memimpin dengan tegas lebih Nyata. Saat ini, keputusan berada ditangan warga Pekanbaru.
"Dari berbagai survey, sejak awal, Jokowi-JK memang diunggulkan. Dan, akhir-akhir ini sering muncul kampanye hitam. Namun, hal itu tak perlu disikapi secara berlebihan karena masyarakat sudah semakin cerdas. oleh karena itu, siapa pun, baik pengurus, kader dan simpatisan, tak boleh melakukan penggembosan suara dalam rangka meraih kemenangan," ujarnya.
Terlebih lagi, tutur Robin, sesuai instruksi Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarno Putri di Surabaya, Jawa Timur, Jumat (04/07/2014) malam, bahwa kader PDI Perjuangan diharamkan untuk berbuat anarkis.
"Itu perintah dari Ibu Ketum untuk seluruh nusantara, kami tak akan permalukan perintah itu. Mulai kemarin kami sudah pasang mata, telinga untuk segala antisipasi kecurangan. Kami harap KPU bekerja profesional dan akan kami tempuh jalur hukum jika terdapat kecurangan. PDI Perjuangan tak pernah takut," tegas Robin.
Perintah 'Siaga 1 PDIP Untuk Jokowi-JK' dikeluarkan oleh Putri Proklamator Republik Indonesia itu untuk mengantisipasi adanya tindakan intimidasi dari pihak-pihak tertentu yang akan mempengaruhi suara dengan berbagai cara. [man]

