Riau Memilih Presiden 2014

Pengamanan TPS Sistem Kategori Aman, Rawan I dan Rawan II

Pengamanan TPS Sistem Kategori Aman, Rawan I dan Rawan II

FOTO : Seorang Personil Polisi Mengawal TPS Saat Pemili | Beritariau.com 2014

Beritariau.com, Pekanbaru - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menginstruksi agar segenap kepala kepolisian baik Kapolri dan Kapolda tetap siaga dan tidak terlalu memandang aman situasi dan kondisi menjelang Pemilihan Umum Presiden (Pilpres) 9 Juli 2014, hingga sampai hari pelaksanaan pemungutan suara. Karena ancaman keamanan dapat terjadi di luar prediksi yang sudah terdeteksi.

Menanggapi pernyataan Presiden di media Televisi nasional beberapa waktu lalu tersebut, Kapolda Riau Brigjen Pol Condro Kirono kepada wartawan Jum'at (04/07/2014) mengatakan, sejak ditetapkannya dua calon presiden dan calon wakil Presiden pada Pilpres 2014 ini, pihaknya telah melakukan antisipasi terkait ancaman gangguan keamanan yang bisa saja terjadi, mengingat rentannya perselisihan terjadi di antara dua kubu pendukung calon presiden.

"Akan kita lakukan Siaga pada tanggal 9 Juli nanti, mengingat kerawanan cukup tinggi. Polri sudah jauh hari memberi pengamanan, sudah sosialisasikan tentang Pilpres ini semua," kata Condro.

Meski diakui Condro, pada tanggal 9 Juli nanti saat berlangsungnya pemungutan suara diprediksi kerawanan cukup tinggi. Condro mengimbau agar masyarakat tidak merasa terancam dengan prediksi kerawanan tersebut.

"Karena antisipasi jauh hari telah dilakukan kepolisian bersama TNI dengan mengerahkan personil dalam pelaksanaan pengamanan,"ujar Condro.

Untuk jumlah personil yang diturunkan guna pengamanan Pilpres 2014 ini. Polda Riau telah mempersiapkan 6.438 personil diperbantu sekitar 500 personil TNI untuk mengamankan situasi dan kondisi di sebanyak 12 ribu TPS yang ada di Riau.

Untuk pengamanan per TPS, Polda menerapkan sistim pengamanan berdasarkan kategori Aman, Rawan I dan rawan II.

"Untuk kategori Aman satu personil polisi mengamankan 6 TPS. Sedangkan kategori Rawan I, satu polisi mengamankan satu TPS. Pada kategori Rawan II, sebanyak dua personil polisi menjaga satu TPS diperbantu personil Brimom dan TNI," terang Condro.

Masih menurut Condro, kawasan-kawasan termasuk rawan dua ini, seperti perbatasan 5 Desa, Sinaboi dan Lapas-lapas. Puncak konsentrasi  saat penghitungan suara, akan diberlakukan penjagaan sekitar dua hingga tiga personil disetiap PPS maupun PPK.

"Nah, untuk Polri sendiri, berkomitmen  menjaga netralitas. Siapa pun nanti menjadi pilihan rakyat, maka hargailah," pungkas Condro. [pan]