Tahun ini, Pemkab Bengkalis Kurangi Jumlah Tenaga Honorer

Ilustrasi | Beritariau.com 2015
Beritariau.com, Bengkalis - Dalam rangka efisiensi anggaran daerah, Pemkab Bengkali pada tahun ini akan merumahkan alias tidak memperpanjang kontrak dari ratusan tenaga honorernya. Untuk keperluan ini, pemkab harus segera melakukan evaluasi dalam minggu pertama bulan Januari 2016 ini.
“Kami banyak sekali mendapat laporan dari teman-teman lembaga swadaya masyarakat bahwa banyak tenaga honorer, khususnya di Sekretariat Daerah Bengkalis yang keberadaannya kurang efektif. Mereka ini dinilai hanya membebani anggaran daerah. Makanya keberadaan mereka pada tahun 2016 akan dievaluasi,” jelas Penjabat Bupati Bengkalis H Ahmad Syah Harrofie, Kamis (31/12) kemarin.
Selanjutnya, tenaga honorer yang akan diperpanjang kontraknya hanya hanya mereka yang memang benar-benar dibutuhkan. Termasuk yang memiliki keahlian khusus dan bersifat teknis.
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Masyarakat Pemerintah Provinsi Riau ini menambahkan, apabila berdasarkan evaluasi untuk sebuah kegiatan hanya dibutuhkan tambahan dua orang tenaga honorer untuk menyelesaikannya, sementara selama ini ada 6 orang yang direkrut, maka 4 orang lainnya tidak akan diperpanjang lagi kontraknya.
“Begitu juga jika kegiatan tersebut dapat dikerjakan sendiri oleh Pegawai Negeri Sipil tanpa perlu bantuan tenaga honorer, maka tenaga honorer yang selama ini direkrut untuk kegiatan dimaksud juga akan diputus kontraknya,” sambungnya.
Selain itu Ahmad Syah menegaskan, evaluasi dilakukan karena selama ini banyak tenaga honorer yang tidak disiplin. Tidak memiliki kinerja yang baik.
Bahkan pihaknya juga menerima laporan yang terimanya ada tenaga honorer yang hanya menerima gaji meskipun tidak bekerja sama sekali.
“Evaluasi ini dilakukan supaya keberadaan mereka betul-betul berkontribusi terhadap peningkatan pelayanan kepada masyarakat. Bukan hanya membebani anggaran daerah,” pungkas Ahmad Syah.[red]

