Pencuri spesialis bongkar rumah warga ditembak Polisi Bengkalis

Ilustrasi | Beritariau.com 2015
Beritariau.com, Pekanbaru - Ari Saputra (30) ditembak anggota Satreskrim Polres Bengkalis lantaran melawan saat akan ditangkap. Dia merupakan buronan kasus pencurian dengan pemberatan spesialis membongkar rumah warga kota Duri kecamatan Mandau kabupaten Bengkalis, Riau.
Kasatreskrim Polres Bengkalis AKP Sany Handitiyo, Senin (21/12) mengatakan, penangkapan terhadap pelaku berkat adanya informasi dari masyarakat terkait keberadaan penjahat yang meresahkan masyarakat tersebut.
"Polisi langsung melakukan penyelidikan dan melihat pelaku tengah berjalan dengan mengendarai sepeda motor hasil curian jenis Yamaha Force 1 ZR tanpa plat Nomor polisi (Nopol) disekitar Jalan Kayangan Duri," ujar Sany.
Polisi pun mengikuti pelarian pelaku dan sempat terjadi aksi kejar-kejaran dengan sepeda motor. Karena gelagapan melihat polisi mengejarnya, pelaku akhirnya terjatuh dari motor curiannya. Namun pelaku masih berusaha melarikan diri dengan berjalan kaki.
"Petugas melepaskan dua kali tembakan peringatan, namun pelaku tetap berlari hingga pelaku terjepit disuatu tempat dan melakukan perlawanan dengan mencoba melemparkan bongkahan batu besar ke arah polisi," kata Sany.
Merasa terancam akan keselamatannya, akhirnya polisi melepaskan tembakan dan mengenai bahagian kaki pelaku dan akhirnya menyerah.
"Pelaku kita tembak karena mencoba melawan saat akan ditangkap. Kini pelaku sudah kita amankan beserta barang bukti sepeda motor curian jenis Yamaha Force 1 ZR yang digunakan sebagai transportasi dalam aksinya," jelas Sany.
Dari catatan kepolisian, Ari Saputra merupakan pelaku curat spesialis pembongkar rumah alias maling di Kota Duri dan sekitarnya. Pelaku terakhir kali beraksi, pada Jum'at (18/12) di sebuah satu rumah di Jalan Apel, Gang Delima dengan membongkar pintu rumah bagian belakang.
Dari aksi pencurian tersebut, pelaku berhasil membawa kabur satu unit sepeda motor, emas, dan kamera jenis SLR merk Canon. Atas peristiwa tersebut pemilik rumah melapor ke polisi hingga akhirnya pelaku ditangkap dan ditembak. [Pan]

