Warga Tak Tahu Ada Orang di Rumah
Istri Cari Nafkah Pak Madura Hangus Terbakar

Ilustrasi Kebakaran | Beritariau.com 2014
Beritariau.com, Pekanbaru - Nasib naas menimpa keluarga Madarai, Selasa (26/08/2014) menjelang tengah malam. Pria yang akrab disapa Pak Madura meninggal dengan cara hangus terbakar. Kejadian terjadi disaat korban tidur lelap di kamar rumahnya yang terletak di Perumahan Braha Bangun Permai Blok V no 3, Desa Tarai, Kecamatan Tambang.
"Satu orang meninggal, pak Madarai. Kurang tahu umurnya berapa. Tapi sudah tua, dia itu punya penyakit susah jalan," kata Doni tetangga korban yang ikut memadamkan api.
Doni bercerita saat terjadi kebakaran pukul 22.30 WIB, korban sedang tertidur sendiri di kamar, sementara sang istri yang berprofesi sebagai tukang ojek masih mencari nafkah.
"Ibu itu pas kejadian masih ngojek, dan kami juga gak tahu kalau ada orang di rumah. Bapak itu terjepit di antara sela spring bed dan tembok," katanya.
Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun Beritariau.com di lapangan, unit pemadam kebakaran pertama tiba pukul 24.10 WIB, 20 menit kemudian api berhasil dipadamkan. Korban jiwa langsung dievakuasi oleh tim rescue dinas Pemadaman Pekanbaru ke RSUD Arifin Ahmad, Pekanbaru.
"Ada korban jiwa satu orang berjenis kelamin pria, umur belum diketahui. Mayat akan kita evakuasi ke RSUD Arifin Ahmad bekerja sama dengan pihak kepolisian Kampar," ungkap Komandan Pleton (Danton) 1 Pemadam Kebakaran (Damkar) Pekanbaru Fredi Junaldi kepada Beritariau.com, Rabu dini hari (27/08/2014).
Perlu diketahui, dari pihak damkar Pemko Pekanbaru menurunkan 6 unit. Yang terdiri dari, 1 unit mobil rescue, 1 unit mobil komando, 4 unit mobil pemadam api. [mar]
"Satu orang meninggal, pak Madarai. Kurang tahu umurnya berapa. Tapi sudah tua, dia itu punya penyakit susah jalan," kata Doni tetangga korban yang ikut memadamkan api.
Doni bercerita saat terjadi kebakaran pukul 22.30 WIB, korban sedang tertidur sendiri di kamar, sementara sang istri yang berprofesi sebagai tukang ojek masih mencari nafkah.
"Ibu itu pas kejadian masih ngojek, dan kami juga gak tahu kalau ada orang di rumah. Bapak itu terjepit di antara sela spring bed dan tembok," katanya.
Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun Beritariau.com di lapangan, unit pemadam kebakaran pertama tiba pukul 24.10 WIB, 20 menit kemudian api berhasil dipadamkan. Korban jiwa langsung dievakuasi oleh tim rescue dinas Pemadaman Pekanbaru ke RSUD Arifin Ahmad, Pekanbaru.
"Ada korban jiwa satu orang berjenis kelamin pria, umur belum diketahui. Mayat akan kita evakuasi ke RSUD Arifin Ahmad bekerja sama dengan pihak kepolisian Kampar," ungkap Komandan Pleton (Danton) 1 Pemadam Kebakaran (Damkar) Pekanbaru Fredi Junaldi kepada Beritariau.com, Rabu dini hari (27/08/2014).
Perlu diketahui, dari pihak damkar Pemko Pekanbaru menurunkan 6 unit. Yang terdiri dari, 1 unit mobil rescue, 1 unit mobil komando, 4 unit mobil pemadam api. [mar]

