Kawanan Perampok Gasak Rp 200 Juta dan Emas di Koperasi Union Pekanbaru

Kawanan Perampok Gasak Rp 200 Juta dan Emas di Koperasi Union Pekanbaru

Ilustrasi | Beritariau.com 2015

Beritariau.com, Pekanbaru - Kawanan perampok berhasil menggasak uang sebesar Rp 200 juta dan perhiasan emas di Kantor Koperasi Union Simpan Pinjam CU Pancuran Hidup, Jalan Dharma Bakti Unjung, Labuh Barat, Payung Sekaki, Pekanbaru, Senin (16/11) sekitar pukul 03.00 WIB.

"Para pelaku menyekap penjaga dan menjebol brankas kantor. Kawanan rampok juga mengambil resiver CCTV dan berhasil menggondol uang sebesar Rp 200 juta, perhiasan emas yang belum diketahui beratnya, serta surat-surat penting lainnya yang dalam brankas di ruang bendahara yang berada di lantai satu," ujar Kabid Humas Polda Riau AKBP Guntur Aryo Tejo Sik.

Lasmen Situmorang, penjaga malam yang disekap ini mengungkapkan, kawanan perampok ini masuk dari ruko paling ujung yang tidak ada penghuninya. Kemudian masuk dari lantai tiga ruko dengan menggunakan tangga dan tali.

"Dari keterangan saksi, diduga berjumlah tujuh orang dan masuk melalui atap setelah memanjat ruko kosong yang berada di deretan kantor koperasi," jelas Guntur.

‎

Selanjutnya, para pelaku langsung masuk ke ruang penyimpangan brankas dengan terlebih dahulu melumpuhkan penjaga malam. Pelaku merusak brankas dengan alat diduga linggis dan alat lainnya.

Polisi baru menerima laporan perampokan, setelah penjaga malam yang disekap kawanan rampok berhasil dibebaskan oleh karyawan lainnya yang masuk kerja dan membuka kantor pada Senin pagi, sekitar pukul 08.00 WIB," jelas Guntur.

Tim Identifikasi Polresta Pekanbaru yang tiba di lokasi kejadian langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan meminta keterangan sejumlah saksi, termasuk penjaga yang disekap kawanan rampok. Selain itu, juga memeriksa brankas yang sudah dirusak.

Dari hasil olah tempat kejadian perkara, kata Guntur, pelaku diduga sudah profesional dan terlatih dalam menjebol brankas.

"Setelah menyekap penjaga, para pelaku membongkar berangkas serta seisi ruangan yang ada di kantor koperasi tersebut, pelaku lalu mengambil server pusat kendali CCTV, kemudian melarikan diri," pungkas Guntur. [pan]