Waduh! Dianiaya Kakak Kelas, Murid Kelas Satu SD di Rohil Kehilangan Gigi

Waduh! Dianiaya Kakak Kelas, Murid Kelas Satu SD di Rohil Kehilangan Gigi

Ilustrasi | Beritariau.com 2015

Beritariau.com, Bagan Batu - Kekerasan terhadap anak di lingkungan sekolah kembali lagi terjadi. Kali ini dialami Muhammad Fahri Fadillah (6), murid kelas 1 Sekolah Dasar (SD) di Rokan Hilir (Rohil).

Putra kedua dari pasangan Nuryono dan Ruswanti ini terpaksa kehilangan satu gigi bagian depan setelah dianiaya oleh kakak kelasnya yang akrab disapa Baim, yang duduk di bangku kelas 2 SD.

Ironisnya kejadian ini terjadi saat siswa masih di dalam lingkungan sekolah tempat di mana tempat mereka menimba ilmu. Yakni di SD Swasta Yayasan Nusantara, Bagan Sinembah, Rohil pada Kamis (15/10) kemarin.

Pamannya, Akbar berkisah, usai dipukul oleh kakak kelasnya, Fahri langsung dibawa ke salah satu praktek dokter umum untuk mendapat perawatan. Namun keluarga merasa kesal karena pihak orang tua pelaku pemukulan maupun pihak sekolah belum ada menyampaikan permintaan maaf atas kejadian tersebut.

"Hingga hari ini (jumat, red) orang tua anak itu maupun pihak sekolah belum sepatah katapun menyampaikan permintaan maaf. Saya gak tau apa hal seperti ini dianggap sepele, padahal gigi anak saya sampai copot gitu, takutnya kalau dibiar-biarkan bisa lebih parah lagi nanti yang terjadi," kata Akbar kepada Beritariau.com, Jumat (16/10).

Selain itu, Kepala Sekolah Doni Naibaho menjelaskan bahwa dalam kejadian pemukulan, pihak sekolah hanya bertanggungjawab sebatas pertolongan pertama saja.

"Kalau untuk perawatan selanjutnya, menjadi tanggungan dari keluarganya masing-masing karena gak mungkin pihak sekolah, karena biayanya diambil sebagian dari uang BP3 siswa," jelas Akbar menirukan penjelasan Doni Naibaho.

Sayangnya, sampai berita ini diterbitkan, Doni Naibaho pemilik yayasan yang juga merupakan kepala sekolah di yayasan tersebut belum dapat ditemui. [bim]