DPRD : Bukan "Kejar Tayang" Biar Jangan Molor Saja

Hmm.. Belum 5 Hari, DPRD dan Pemko Pekanbaru Kebut Teken Anggaran 2015

Hmm.. Belum 5 Hari, DPRD dan Pemko Pekanbaru Kebut Teken Anggaran 2015

Ilustrasi RAPBD 2015

Beritariau.com, Pekanbaru - Belum 5 hari penandatanganan Kebijakan Umum Anggaran Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS), Rancangan RAPBD 2015, DPRD dan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru melaksanakan rapat Paripurna Penyampaian Nota Keuangan RAPBD Murni Pekanbaru, Jum'at (22/08/2014).

Agenda kejar tayang ini, berdekatan dengan Pelantikan anggota DPRD Kota Pekanbaru periode 2014-2019 yang dijadwalkan September mendatang.

Rapat paripurna yang dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Kota Pekanbaru Sondia Warman SH didampingi Sahril SH dan dihadiri oleh 30 anggota DPRD, Walikota Pekanbaru H Firdaus MT, Wakil Walikota Ayat Cahyadi serta unsur Muspida Pemerintah Kota.

Dikonfirmasi usai Paripurna, Wakil Ketua DPRD Kota Pekanbaru, Sondia Warman SH menyebutkan bahwa alasan kejar tayang RAPBD murni 2015 saat ini semata-mata hanya untuk kelancaran pembangunan kota Pekanbaru.

“Tak ada maksud lain. Ini demi pembangunan kota Pekanbaru. Kita juga belajar dari pengalaman masa lalu yang mana APBD sempat molor. Makanya kejadian ini jangan sampai terulang kembali,” kata Sondi, kepada beritariau.com.

Politisi dari Partai Amanat Nasional (PAN) ini optimis, RAPBD murni tahun anggaran 2015 ini akan diketuk palu September 2014 sebelum pelantikan anggota DPRD kota Pekanbaru periode 2014-2019.

“Pencapaian kerja yang tidak pernah terjadi sepanjang 5 tahun terakhir untuk pengesahan APBD. Mudah-mudahan semuanya lancar dan berjalan sesuai dengan apa yang diinginkan oleh masyarakat,” terang Sondi.

Terpisah, Walikota Pekanbaru H Firdaus MT usai melakukan paripurna tersebut mengatakan bahwa RAPBD Kota Pekanbaru tahun anggaran 2015 saat ini mencapai Rp3,324 triliun. Dengan nilai taksir tersebut, ada kenaikan yang cukup signifikan sekitar Rp500 miliar bila dibandingkan dengan APBD tahun 2014 yang jumlahnya mencapai Rp2,792 triliun.

“Kita sangat berharap RAPBD 2015 ini secara maraton dapat dibahas dan disetujui anggota dewan,” harap Wako.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, saat membahas Kebijakan Umum Anggaran & Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) di ruang Paripurna DPRD Pekanbaru, Selasa (05/08/2014) lalu, Wakil Ketua DPRD kota Pekanbaru, Sahril sempat mempertanyakan soal Pendapatan Asli Daerah (PAD) hingga Juli 2014 mengalami penurunan yang cukup tajam diangka Rp 71 Miliar. Kejadian ini, sontak membuat pimpinan DPRD kota Pekanbaru kebingungan.

“PAD menurun. Dana Bagi Hasil (DBH) menurun. Kita heran kenapa berkurang? Kok makin ramping tidak gemuk? seharusnya gemuk.” ungkap Sahril dalam pernyataannya belum lama ini. [bam]

Tags :# politik