ABG di Kampar Nikah Diam-diam, Ayah Laporkan ke Polisi

Ilustrasi | Beritariau.com 2015
Beritariau.com, Pekanbaru - Seorang anak di bawah umur inisial AA (15) di Tapung, Kampar diduga dibawa kabur oleh teman prianya dan dinikahi secara diam-diam. Merasa tak terima, Zainuri Rahmat sanga ayah pun melaporkan kejadian tersebut ke polisi.
Kabid Humas Polda Riau AKBP Guntur Aryo Tejo Sik, Jumat (14/8) malam mengaku sudah menerima laporan keluarga korban. Dikatakannya, korban diduga dibawa kabur dari rumah pada Kamis 2 Juli 2015 lalu sekitar pukul 18.00 WIB.
"Korban dijemput oleh teman prianya yang tidak dikenal oleh orang tuanya. Kepada ayahnya, korban mengaku akan menjenguk tante temannya itu yang lagi sakit," ujar Guntur.
Percaya begitu saja, Zainuri mengizinkan anaknya yang masih anak baru gede (ABG) itu pergi dengan temannya, yang belakangan diketahui bernama Sikot. Namun ternyata, tampai keesokan harinya AA tidak pulang ke rumah.
"Ayah korban kemudian mencari dan menanyakan kepada teman-teman anaknya dan tidak ada yang tahu keberadaannya, " kata Guntur.
Namun kabar mengejutkan diterimanya pada hari Selasa 11 Agustus 2015. Saat itu datanglah seorang pria bernama Ojak Sinaga yang mengaku sebagai orangtua Sigot. Pria itu menerangkan bahwa ia telah menikahi anaknya.
"Setelah itu ayah korban menanyakan dimana keberadaan anaknya, namun Ojak Sinaga itu tidak mau memberi tahu dimana posisi anaknya. Saat ini Sikot yang diduga sebagai pelaku itu," jelas Guntur.
Alangkah marahnya Zainuri mendengar pengakuan pria paruh baya yang mengaku orang tua pelaku tersebut. Khawatir terjadi sesuatu pada korban, sang ayah pun kehilangan kesabaran dan tidak terima atas perbuatan Sikot beserta orang tuanya.
Sebab, selain membawa lari anaknya yang masih dibawah umur dan juga masih sekolah tanpa izin, korban yang merasa harga diri keluarga dilecehkan itu melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Tapung Hulu berharap anaknya ditemukan.
"Dari keterangan ayah korban ini, petugas langsung mencari keberadaan korban dan pelaku beserta keluarganya. Mudah-mudahan dalam waktu dekat segera ditemukan," pungkas Guntur. [pan]

