Di Pekanbaru, Imigran Gelap asal Afganistan diseret dan disodomi

ilustrasi
Beritariau.com, Pekanbaru - Seorang imigran asal negara Afghanistan bernama Karrar Husain (21) diduga mengalami pelecehan seksual (sodomi) oleh orang tidak dikenal di semak-semak Kecamatan Rumbai Pesisir, Kota Pekanbaru. Akibatnya, lubang duburnya mengalami luka.
Wakapolresta Pekanbaru Sugeng Putut Wicaksono membenarkan kejadian itu. Pihaknya sudah memintai keterangan korban saat melapor. "Saat itu, korban hendak pergi berobat di salah satu rumah sakit," ujarnya, Senin (27/07/15).
Kantor Imigrasi kota Pekanbaru turut mendampingi proses hukum yang dialami warga Afganistan bernomor kartu United Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR) 18614C00170 tersebut terjadi pada Kamis (23/7) sekitar pukul 20.00 WIB di Kecamatan Rumbai Pesisir, Kota Pekanbaru saat korban hendak pergi berobat di salah satu rumah sakit.
"Kejadian yang menimpa korban bermula saat korban menumpangi angkutan umum untuk menuju ke rumah sakit, akan tetapi setiba di tempat kejadian perkara korban yang dalam keadaan terikat diturunkan ke semak," jelasnya.
Setibanya di semak belukar yang jauh dari pemukiman warga tersebut, korban pun mendapat perlakuan kelainan seks dari orang yang sampai saat ini belum diketahui identitasnya tersebut. Setelah puas, pelaku pergi meninggalkan Karrar.
Warga yang melihat Karrar dalam keadaan terikat dan ditinggalkan oleh pelaku lalu memberikan pertolongan dan melaporkannya ke Kepolisian Sektor (Polsek) Rumbai.
"Selama pemeriksaan, petugas kepolisian mendapat kendala bahasa karena korban tidak menguasai bahasa Indonesia maupun bahasa inggris dengan baik," kata Putut.
Namun, korban yang diperiksa petugas rumah sakit didampingi pihak kantor Imigrasi, diketahui mengalami luka pada bagian dubur yang diperkirakan akibat perbuatan sodomi oleh pelaku. [Pan]

