Polisi gelar Olah TKP Truk maut di Rohul yang tewaskan 6 siswa SD

Ilustrasi | Beritariau.com 2015
Beritariau.com, Rohul - Guna memastikan kronologis serta penyelidikan lanjutan kecelakaan maut dump truk nomor polisi BM 8512 TF di jalan kebun PT Perdana Inti Sawit Perkasa (PISP) II yang menewaskan 6 murid SDN 008 Bonai Darussalam beberapa waktu yang lalu, dilakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) pada Kamis (05/03/15) kemarin.‬
‪Tim yang ikut melakukan olah TKP yakni instansi yang tergabung didalam Forum Lalu Lintas di Riau, diantaranya Ditlantas Polda Riau, Dinas Perhubungan, Dinas Pekerjaan Umum, PJR, dan Jasa Raharja‬
‪Meski kasus ini ditangani Polda Riau, untuk penyelidikan kasus ini, Kasubbid Sidik Laka Korlantas Polri AKBP Guntur mengatakan tugas Korlantas hanya membantu tugas Penyidik dari Satuan Lalulintas Polres Rohul dalam penyelidikan kasus kecelakaan dump truk di Jalan Kebun PT Perdana Inti Sawit Perkasa (PISP) II Desa Kasang Mungkal itu.‬
‪Pada olah TKP itu, Ditlantas Polda Riau menggunakan dua alat, pertama alat Traffic Accident Analysis (TAA) untuk mengetahui kecepatan dump truk sebelum kecelakaan.‬
‪Kemudian, peralatan DSD tool yang fungsinya ada dua, yaitu sebagai uji kecepatan kendaraan atau merekaulang kejadian. Mulai truk sebelum kecelakaan, hingga truk masuk ke dalam parit gajah di kebun PT PISP II.‬
‪"Dengan peralatan ini kita akan mengetahui berapa kecepatan kendaraan sebelum kecelakaan terjadi," kata AKBP Guntur.‬
‪Sebelumnya, diakui sopir dump truk maut milik PT PISP II, Dani Saputra mengakui saat kecelakaan, kecepatan dump truk yang dibawanya antara 50-60 Km per jam.‬
‪Di lokasi olah TKP, Staf Dinas PU Riau Sukirman mengatakan perawatan jalan harus dilaksanakan oleh PT PISP II. Selain jalan penuh debu, jalan kebun itu juga harus dibuat tanggul pembatas jalan.‬
‪Hasil sementara olah TKP dilakukan Forum Lalu Lintas Riau, diketahui jalan kebun PT PISP II posisinya miring. Selain penuh debu, jalan penuh pasir dan batu menonjol. Lebar parit gajah juga diketahui sekitar 7 meter.‬
‪Sementara itu, Selaku penyidik Kasat Lantas Polres Rohul AKP Rustam mengatakan untuk hasil akhir olah TKP yang dilakukan, saat ini pihaknya masih merangkum seluruh pandangan dati tim Forum lalulintas.‬
‪"Untuk hasil akhirnya kita rangkum dulu, besok kita akan ekspose hasilnya," kata AKP Rustam.‬
‪Seperti diwartakan sebelumnya, Kecelakaan maut tersebut menewaskan 6 murid SD Negeri 008 Bonai Darussalam, sedangkan 16 pelajar lain mengalami luka-luka. Sopir dump truk Doni Saputra sudah ditahan oleh pihak Kepolisian. [cp]

