Jadi Ikon dan sumber PAD, Bupati Rohul siapkan Perbup Batu Akik

Jadi Ikon dan sumber PAD, Bupati Rohul siapkan Perbup Batu Akik

Ilustrasi | Beritariau.com 2015

Beritariau.com, Rohul - Dinas Pertambangan dan Energi (Distambem) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) sedang menyusun berkas untuk penerbitan Peraturan Bupati (Perbup) Rohul yang mengatur tentang batu akik. Perbup ini, akan diterbitkan dalam waktu dekat.

Perbup Batu Akik, jelas Kepala Distamben Rohul Yusmar Yusuf, akan memperkuat wacana pembuatan sertifikat untuk seluruh jenis batu akik khas Rohul akan menjadi ikon.

Namun, sebelum sertifikat dikeluarkan, Distamben Rohul masih perlu melakukan pengujian kepadatan dan kadar kekerasan batu di Laboratorium milik Kementrian Pertambangan dan Energi di Jakarta.

Selain itu, masih dalam tahun ini, Pemkab Rohul juga akan mengajukan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) mengatur tentang batu akik ke DPRD Rohul. Ranperda itu sekaligus akan mengatur tentang PAD Desa dari potensi batu di desanya.

"Aturan yang dibuat sebenarnya bukan untuk melarang, namun lebih untuk menertibkan. Termasuk keuntungan bagi daerah setempat," jelas Yusmar, Selasa (03/02/15).

Apalagi, saat ini, ungkap Yusmar, tidak sedikit pemburu batu akik dari berbagai daerah mulai memburu batu di kawasan hutan. Bahkan, mereka sampai membangun camp-camp ilegal di kawasan hutan milik negara.

"Ini yang perlu kita selamatkan bersama-sama," ujar Yusmar di kantornya.

Perlu diketahui, Batu akik jenis Solar asal Kecamatan Rokan IV Koto, Kabupaten Rohul telah dikenal para pecinta batu akik di Tanah Air. Selain batu jenis Solar Rokan, batu akik jenis Batik kini mulai menjadi primadona bagi penggila batu alam.

Sesuai catatan Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben) Kabupaten Rohul, batu akik Batik banyak ditemukan di kawasan Bukit Suligi dan Bukit Barisan. Namun demikian, dinas masih terus menginvetarisir daerah-daerah yang menjadi sumber batu akik Batik tersebut.

"Untuk sementara, kita akan membuat batu akik permata spesifik dan menarik, seperti batu Batik. Namun masih mencari spesifik batik yang unik," kata Yusmar.

Menurut Yusmar, batu akik Batik jauh berbeda dengan batu Panca Warna yang hampir ada di seluruh daerah berbatu. Batu Batik, diakuinya, lebih spesifik dan bakal menjadi batu khas atau ikon Kabupaten Rohul.

"Namun kita masih perlu melakukan uji kepadatan dan kekerasan batu Batik di Laboratorium Kementrian Pertambangan dan Energi di Jakarta," jelas Yusmar.

Yusmar mengungkapkan untuk eksplorasi batu akik di kawasan hutan, seperti Bukit Suligi dan Bukit Barisan, Distamben Rohul akan membuat aturan sendiri. Karena, untuk tambang batu masuk dalam kriteria pertambangan batu dan mineral.

Pria yang pernah menjabat Kabag Humas Setdakab Rohul ini memprediksi, sesuai sejarahnya, di Kampung Batu Serombo, Desa Sungai Dua Indah, Kecamatan Rambah Hilir juga banyak jenis batu akik. Namun demikian, dinasnya masih perlu melakukan inventarisir.

Wacananya, untuk batu akik khas asal Rohul akan menjadi ikon daerah. Batu akan dilengkapi sertifikat melalui pengujian di Laboratorium.

"Batu akik di Kabupaten Rokan Hulu bukan hanya untuk cincin, namun akan dijadikan berbagai aksesoris sebagai oleh-oleh khas daerah," tandas Yusmar. [cp]

Tags :# politik