Bulog Rohul diminta teliti bagikan Raskin kepada warga

Bulog Rohul diminta teliti bagikan Raskin kepada warga

Ilustrasi | Beritariau.com 2015

Beritariau.com, Rohul - Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) Budhia Kasino meminta petugas Kebutuhan Logistik (Bulog) Rohul selektif sebelum menyalurkan beras untuk warga miskin (Raskin).

Hal itu disampaikan Budhia terkait adanya laporan dari warga Karya Mulya, bahwa Raskin yang diterima mereka sudah berjamur bahkan berulat dan berkutu.

Budhia mengaku sudah berulang kali mengingatkan pihak Bulog untuk lebih selektif sebelum distribusikan Raskin ke desa. Pasalnya, kasus serupa sudah beberapa kali terjadi di beberapa desa di Kabupaten Rohul.

"Solusinya, Bulog kan punya pengawas gudang. Sebelum beras didistribusikan atau dinaikkan ke truk harus diperiksa dahulu," kata Budhia, Minggu (01/02/15).

Menurutnya, jika kejadian serupa terulang, bukan pihak Bulog juga yang capek, warga sebagai penerima juga dirugikan, apalagi jika sudah sempat dikonsumsi.

"Belum lagi biaya transportasi. Belum lagi capeknya mengantarnya lagi ke desa. Jangan terjadi lagi seperti inilah," harapnya.

Budhia pun menekankan agar Bulog lebih teliti sebelum mendistribusikan Raskin ke desa-desa. Dia meminta, sebelum beras dinaikkan truk, petugas pengawas dari Bulog harus mengecek kualitas beras.

Sebelumnya, Kepala Gudang Bulog Batas, Kecamatan Tambusai, Rianto, mengakui pihaknya sudah teliti sebelum menaikkan karung berisi Raskin ke truk, sebelum didistribusikan ke desa-desa. Saat ditemukan ada karung rusak, Bulog baru memeriksa isinya.

Bulog, kata Rianto, juga rutin melakukan fumigasi atau pembersihan hama beras. Seperti dilakukan pada sisa stok Raskin sekitar 200 ton di gudangnya yang merupakan stok Oktober 2014 lalu.

Kepala Gudang ini mengakui soal kualitas Raskin dirinya tidak mengetahuinya. Pasalnya beras itu merupakan pengadaan dari Pemerintah Pusat yang didatangkan dari salah satu daerah di Jawa Timur. [cp]

Tags :# politik