Polres Pelalawan buru 4 perampok bersenpi yang tembak korbannya

Ilustrasi | Beritariau.com 2015
Beritariau.com, Pekanbaru - Jajaran Polres Pelalawan saat ini tengah mengejar 4 kawanan perampok bersenjata api yang menembak korbannya pada kaki bagian kanan. Pelaku berhasil membawa uang tunai Rp 100 juta milik Dedi Marliadi (48).
"Usai melakukan aksinya, keempat pelaku kabur mengarah kabupaten Indragiri Hulu, kita sudah berkoordinasi dengan Polres Inhu," ujar Kapolres Pelalawan AKBP Ade Johan Sinaga Sik, Kamis (29/01).
Menurut AKBP Ade, perampokan yang dialami oleh warga Kecamatan Ukui, Dedi, pada Selasa (27/01/15) sore kemarin berlangsung hanya sebentar saja. Tempat kejadian perkara tepat di depan Penginapan Mandiri, kecamatan Ukui.
"Kejadian bermula ketika korban mengambil uang dari BNI di Pasar Ukui sebanyak Rp 100 juta. Lalu Dedi meninggalkan bank sekitar pukul 15.00 WIB dengan mengendarai mobil Toyota Hilux dengan muatan pakan ternak," ujar Ade.
Sebelum mengambil uang tersebut, kata Ade, korban baru membeli pakan ternak. Lalu sekitar 10 menit kemudian, saat hujan mendadak turun, Dedi menghentikan kendaraannya dan keluar dari mobil, untuk menutupi bak kendaraan dengan terpal. Agar pakan yang barusan dibelinya tidak basah.
"Namun ketika sibuk memperbaiki plastik itu, dua unit sepeda motor jenis RX-King datang mendekati korban. Dua pelaku langsung turun dan dua yang lain menunggu di atas motor dengan posisi mesin hidup," jelas AKBP Ade.
Salah seorang pelaku turun dan langsung menghampiri pintu mobil serta mengambil uang korban. Melihat itu, Dedi berupaya melawan dengan merebut uang yang disimpan dalam tas kecil itu. Namun perlawanannya sia-sia.
"Seorang pelaku mengeluarkan senjata api dan mengarahkan ke lutut sebelah kanan korban hingga roboh," kata Ade.
Warga yang melihat berupaya menolong dan menghubungi polisi. Melihat wargai ramai, seorang pelaku mengumbar tembakan ke udara, kemudian keempat pelaku langsung melarikan diri ke arah Kecamatan Lirik kabupaten Indragiri Hulu.
"Korban sudah dibawa ke rumah sakit di Pangkalan Kerinci oleh warga, kemudian dirujuk ke RSUD di Pekanbaru. Sedangkan para pelaku sedang dilakukan pengejaran. Beberapa warga sudah dimintai keterangannya, mudah-mudahaan ada petunjuk," pungkas AKBP Ade. [Pan]

