Kanwil Kemenkumham Gelar Rapat Atasi Overkapasitas Lapas Bagansiapiapi

Kanwil Kemenkumham Gelar Rapat Atasi Overkapasitas Lapas Bagansiapiapi

Kakanwil Kemenkumham Riau gelar rapat mengatasi over kapasitas Lapas Bagansiapiapi.

Beritariau.com, Pekanbaru – Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Riau menggelar rapat koordinasi bersama Manajemen Konstruksi, PU-TR (Pekerjaan Umum dan Tata Ruang) serta Pejabat Struktural dari Kanwil Kemenkumham Riau serta Lapas Bagansiapiapi dalam rangka percepatan pembangunan Lapas Bagansiapi-api, Selasa (19/4/2022).

Rapat ini digelar untuk mengatasi over kapasitas lapas tersebut, yang dipimpin langsung Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Riau, Mhd. Jahari Sitepu, dilaksanakan di ruang rapat Kakanwil.

Rapat ini membahas progres pembangunan lapas serta memitigasi keterlambatan proses pembangunan yang akan dibangun di atas hibah tanah yang diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir seluas 14,2 H
hektar di Ujung Tanjung.

Sebagai informasi, saat ini tercatat 982 persen warga binaan menghuni lapas Bagansiapiapi tersebut, dengan rincian 61,9 persen kasus dan kasus pencurian sebanyak 17,4 persen.

Kepala Lapas Bagansiapiapi Wachid Wibowo mengatakan, saat ini proses pembangunan telah mencapai tahap drainase, pengerjaan jalan lingkungan luar, dan pematangan lahan.

Menimpali pemaparan Kapalas, Kepala Divisi Pemasyarakatan, Maulidi Hilal, menyarankan pada tahap pelaksanaan nanti, agar diperhatikan kesediaan tenaga kerja dan kesediaan bahan baku tersedia dengan baik.

Kanwil Kemenkumham Riau Muhammad Jahari Sitepu meminta agar Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) selalu berkoordinasi dengan PU dan meninjau langsung segala proses pembangunan, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, realisasi dan segala permasalahan yang didapati pada lapangan dapat segera dikonsultasikan dengan bagian PPL (Program dan Pelaporan) Ditjen Pemasyarakatan agar dapat dicarikan solusinya.

"Bekerjalah sesuai dengan aturan karena uang yang digunakan untuk pembangunan ini berasal dari uang rakyat. Pergunakanlah semaksimal mungkin demi melayani rakyat juga," tegas Jahari.

Turut memberikan saran, yakni Kepala Divisi Administrasi, Achmad Brahmantyo Machmud meminta agar seluruh tim senantiasa memperhatikan pemenuhan standar pembangunan dan dapat dipertanggungjawabkan.

"Harapan kita seluruh pekerjaan dapat terselesaikan dengan tepat waktu, oleh sebab itu dibutuhkan kerjasama dan kolabirasi yang solid," timpalnya.***